Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gadis dari Kabupaten Mempawah Juarai Putri Lingkungan 2024

A'an • Selasa, 13 Agustus 2024 | 11:49 WIB

 

MENANG: Sancha Levia saat memenangkan Putri Remaja dan Putri Lingkungan Kalbar.
MENANG: Sancha Levia saat memenangkan Putri Remaja dan Putri Lingkungan Kalbar.

MEMPAWAH - Sancha Levia (17), gadis asal Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah berhasil tampil sebagai juara kontes Putri Remaja Kalbar dan Putri Lingkungan tahun 2024 di Pontianak.

Selanjutnya, siswi SMAN 1 Sungai Pinyuh akan mewakili Kalimantan Barat ke tingkat nasional.

"Saya berhasil meraih gelar juara pada dua kategori yakni sebagai Putri Remaja Kalbar dan Putri Lingkungan tahun 2024," kata Sancha saat ditemui dikediamannya di Sungai Pinyuh, Minggu (11/8).

Anak kedua dari empat bersaudara itu mengaku tak mudah untuk mencapai prestasi tersebut.

Dirinya telah bekerja keras melakukan berbagai persiapan untuk tampil di ajang kontes tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diikuti perwakilan dari 14 Kabupaten dan Kota itu.

"Persiapannya selama 6 bulan. Misalnya persiapan publik specking, belajar tarian hingga mempersiapkan busana daerah yang akan ditampilkan dalam kontes tersebut," kata putri dari pasangan Susanto dan Min Lie itu.

Bahkan, sambung dia, untuk gaun malam yang dikenakannya pada kontes tersebut merupakan hasil karyanya sendiri.

Dengan imajinasi dana kreativitasnya berhasil membuat gaun malam yang cantik dan menarik. "Untuk gaun malam, saya yang merancang dan menjahitnya sendiri," tuturnya.

Lebih, jauh. Sancha mengatakan dirinya membawa isu lingkungan terkait pengembangan dan pengelolaan sektor pariwisata di Kabupaten Mempawah. Dia menilai Kabupaten Mempawah kaya akan potensi wisata alam dan religi.

"Kita punya wisata alam hutan mangrove yang sangat indah. Sedangkan wisata religi, kita ada makam Opu Daeng Menambon dan Makam Habib Husein.

Ini potensi wisata yang sangat besar jika bisa dimaksimalkan dan dikelola dengan baik," pendapatnya.

Dia berencana akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Mempawah untuk mengoptimalkan pariwisata di Kabupaten Mempawah. Salah satunya melalui promosi di media sosial dan pada event-event wisata lainnya.

"Saya akan menjadi rool mode untuk promosi dan Pengembangan pariwisata di Kabupaten Mempawah," tegasnya.

Di samping itu, dirinya juga menyoroti pengembangan pariwisata hutan mangrove. Menurut dia, selama ini terkendala kurangnya partisipasi dan dukungan masyarakat. Maka edukasi kepada masyarakat sangat penting dan strategis.

"Kita ingin mengajak para remaja dan seluruh elemen masyarakat agar berpartisipasi aktif menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga alam agar tidak rusak akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab," sebutnya.

Terkait pengembang remaja, Sancha mengatakan dirinya akan berusaha menyampaikan apa yang menjadi aspirasi remaja agar bisa didengar dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan masyarakat Kabupaten Mempawah.

"Kami sebagai generasi emas layak untuk didengar aspirasi dan gagasannya. Maka kita akan berusaha maksimal agar generasi emas para remaja di Kabupaten Mempawah berkontribusi nyata terhadap kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(wah)

Editor : A'an
#Kabupaten Mempawah #2024 #Juarai #Sungai Pinyuh #gadis #putri lingkungan #Asal