MEMPAWAH - Klenteng Ng Kuk Ja Seliung, Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh melaksanakan ritual sembahyang rebut atau rampas, Minggu (18/7).
Panitia Sembahyang Rebut Klenteng Ng Kuk Ja Seliung, Sony Susanto menjelaskan sembahyang rebut dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 15 bulan 7 penanggalan imlek.
Ritual sembahyang rebut sendiri merupakan penutup dari ritual sembahyang kubur yang dilaksanakan masyarakat Tionghoa.
“Ritual sembahyang rebut atau sembahyang rampas ini dilaksanakan rutin setiap tahun. Jadi, tiap tahun tepatnya pada tanggal 17 bulan 7, masyarakat Tionghoa akan melaksanakan ritual ini,” jelas Sony.
Dalam ritual tersebut, Sony mengungkapkan panitia menyiapkan makanan seperti buah-buahan, makanan ringan dan lainnya.
Kemudian, berbagai makanan itu akan disajikan di suatu tempat yang telah ditentukan oleh panitia.
Lebih jauh, Sony mengatakan aneka makanan yang disajikan tersebut merupakan hidangan untuk para arwah yang sudah tidak terurus oleh kerabat atau keluarganya.
Masih dikatakan Sony, sajian makanan itu sendiri merupakan hasil sumbangan dari seluruh masyarakat Tionghoa di Sungai Pinyuh dan sekitarnya.
Hasil dari sumbangan itulah kemudian dikelola oleh panitia untuk mempersiapkan ritual sembahyang rebut.
“Setiap tahun kita terus memperbaiki sembahyang rebut ini. Baik itu dari jumlah makanan dan lainnya. Dan untuk ritual sembahyang rebut sejak pagi.
Namun, untuk merebut makanan kita buka pada pukul 19.30 WIB. Karena, semakin malam akan semakin bagus pelaksanaan ritual sembahyang rebut ini,” pungkasnya.(wah)
Editor : A'an