MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) gelombang II tahun 2024. Pelatihan dibuka oleh Pj Bupati Mempawah, Drs H Ismail, MM, Senin (19/8) di Aula Lokas Latihan Kerja Usaha Kecil Menengah (LLKUKM) di Jalan Daeng Menambon, Desa Kuala Secapah.
Dalam sambutannya,Ismail mengatakan jumlah pengangguran yang terus meningkat merupakan permasalahan serius. Menurut Ismail, meningkatnya pengangguran dikarenakan jumlah kesempatan kerja tidak bisa mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja yang terus meningkat.
“Ketidakseimbangan itulah yang mengakibatkan munculnya angka pengangguran di masyarakat,” jelasnya.
Ismail menyebut lapangan kerja di sektor informal menjadi solusi dalam penyerapan tenaga kerja yang cukup tinggi. Maka diperlukan faktor pendorong yang cukup besar dalam menciptakan kesempatan kerja.
“Diperlukan kebijakan strategis dalam upaya meningkatkan mutu SDM calon tenaga kerja yang berkualitas dan profesional sesuai bidang kerjanya masing-masing. Salah satu melalui program PBK ini,” katanya.
Ismail berpandangan, pelaksanaan PBK memiliki tujuan yang mulia, yakni mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten, produktif dan berdaya saing. Karenanya, dia berharap tujuan-tujuan pelatihan dapat tercapai dengan baik.
“Kejuruan pelatihan ini sangat prospektif bagi perkembangan ekonomi dan dunia usaha. Selain dapat menjadi skill bagi karyawan, peserta juga dapat membuka lapangan kerja secara mandiri,” tegasnya.
Lebih jauh, Ismail memastikan pemerintah daerah juga memberikan kesempatan dan memprioritaskan peserta dari kelompok rentan dan kaum milenial yang memiliki motivasi dan semangat juang tinggi untuk mencapai kesuksesan.
“Kedepan, saya berharap LLKUKM ini bisa menjadi pusat pelatihan keterampilan dan pengembangan wirausaha. Maka perlu dilakukan revitalisasi untuk mewujudkan LLK yang transpormatif dan dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan lapangan kerja serta mengembangan diri menjadi tempat pelatihan unggul di Kabupaten Mempawah,” harapnya.
Kepada para peserta, Ismail berpesan agar menumbuhkan rasa optimis dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Karena, selain mendapatkan ilmu para peserta pelatihan juga mendapatkan banyak manfaat lainnya.
“Misalnya, peserta bisa mendapatkan networking tidak sebatas mendapatkan sertifikat pelatihan saja. Karena, kesuksesan itu bisa diraih dari langkah awal yang baik,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindagnaker Kabupaten Mempawah Johana Sari Margiani dalam laporannya menyampaikan PBK gelombang II diikuti 48 peserta dari 3 kejuruan pelatihan.
“Peserta pelatihan gelombang II ini berasal dari masyarakat umum, tenaga kerja dan pencari kerja yang telah melakukan pendaftaran oline sejak tanggal 15 Juli-4 Agustus lalu. Awalnya jumlah pendaftar sebanyak 130 orang, namun yang diterima hanya 48 orang,” terangnya.
Lebih jauh, Johana memaparkan, 3 kejuruan dalam pelatihan gelombang II yakni pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, practical office advance dan service sepeda motor sistem injeksi.
“Pelatihan dimulai sejak tanggal 12 Agustus dan berakhir pada 26 September nanti. Pelatihan mencakup 30 persen pengetahuan dan 70 persen keterampilan,” pungkasnya.(wah)
Editor : A'an