Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pj Bupati Mempawah Ikuti Rakoor Pengendalian Inflasi, Nilai Inflasi di Lima Daerah Tercatat Tinggi

A'an • Rabu, 11 September 2024 | 10:38 WIB

 

RAKOOR : Pj Bupati Ismail saat mengikuti Rakoor pengendalian inflasi daerah.
RAKOOR : Pj Bupati Ismail saat mengikuti Rakoor pengendalian inflasi daerah.

MEMPAWAH – Pj Bupati Mempawah, Drs H Ismail, MM beserta jajarannya mengikuti rapat koordinasi (rakoor) pengendalian inflasi daerah pada pekan pertama September 2024.

Rakoor bersama Kementrian Dalam Negeri itu berlangsung melalui zoom di Aula Kantor Bupati Mempawah, Senin (9/9).

Rakor dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bangda) Kemendagri, Restuardy Daud, sementara Pj Bupati Mempawah turut didampingi Pj Sekda Abdul Malik, Asisten II Jamiril, Staf Ahli, beserta jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Dalam Rakoor tersebut, Kemendagri mengungkapkan data inflasi pada Agustus yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) berada pada angka 2,12 persen. Menurut Kemendagri, nilai tersebut masih masuk dalam target kerja pemerintah.

“2,12 persen itu masih dalam koridor target kita sebesar 2,5 plus minus 1 persen,” ungkap Restuardy.

Kemudian, dia menyampaikan nilai inflasi pada Agustus ke Juli 2024 mengalami deflasi sebesar 0,03 persen. Menurut dia, deflasi itu sendiri disebabkan oleh sektor makanan dan minuman.

“Maka, kami mengucapkan terima kasih kepada kepala daerah dan jajarannya yang terus mengawal inflasi daerah dari waktu ke waktu,” ucapnya.

Restuardy menyebut inflasi yang terjadi di Indonesia masih masuk dalam kategori zona aman. Meski begitu, dia mengungkapkan masih terdapat lima daerah pada pekan pertama bulan September yang angka inflasinya tercatat tinggi.

“Untuk daerah yang catata inflasinya masih tinggi, maka kami harapkan atensi dari kepala daerah setempat. Karena ada kecenderungan kenaikan harga untuk komoditas pangan tertentu. Pun demikian dengan daerah yang mengalami deflasi agar mencermati dan me-maintenance supaya proporsional harga tetap terjaga,” pintanya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Mempawah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas inflasi di daerahnya. Salah satunya langkah strategis pemerintah daerah dengan meningkatkan kontrol dan pengawasan terhadap aktivitas pasar.

“Kita rutin melakukan pengecekan dan pemeriksaan pasar. Kita turun langsung ke pasar untuk memonitor harga dan ketersediaan stok komoditi yang dijual pedagang di pasar,” kata Ismail.

Lebih dari itu, Ismail menekankan Pemerintah Kabupaten Mempawah juga melaksanakan sejumlah program strategis untuk menekan inflasi daerah. Salah satunya melalui program pasar murah yang bekerjasama dengan berbagai pihak terkait.

“Melalui pasar murah, kita bisa melayani masyarakat agar mendapatkan komoditi dengan harga terjangkau,” tegasnya mengakhiri.(wah)

 

Editor : A'an
#pengendalian inflasi #OPD #Pj Bupati Mempawah #rakor #Ditjen #ismail