Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sidak Pupuk Subsidi, Pj Bupati Pastikan Ketersediaan dan Distribusi Lancar

Miftahul Khair • Sabtu, 14 September 2024 | 11:16 WIB

 

SIDAK: Pj Bupati Ismail saat memimpin Sidak pupuk subsidi.(ISTIMEWA)
SIDAK: Pj Bupati Ismail saat memimpin Sidak pupuk subsidi.(ISTIMEWA)

MEMPAWAH – Memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi pupuk subsidi di masyarakat, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak), Kamis (12/9). Sidak yang menyasar dua lokasi pupuk subsidi itu dipimpin langsung Pj Bupati Mempawah, Drs H Ismail, MM.

Ismail menjelaskan, sidak yang dilaksanakan TPID Kabupaten Mempawah dalam rangka menjaga ketersediaan dan kelancaran pendistribusian pupuk bersubsidi tingkat kios pengecer dan distributor. Sekaligus sebagai bentuk pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Mempawah.

“Ada dua lokasi yang menjadi sasaran Sidak yakni, CV Wira Jaya Tani, Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir dan Toko Sinar Harapan, Desa Mendalok, Kecamatan Sungai Kunyit,” ungkap Ismail.

Dari dua lokasi itu, sebut Ismail dipastikan ketersediaan pupuk cukup untuk memenuhi kebutuhan petani. Sehingga, para petani tidak perlu khawatir kesulitan mendapatkan pupuk subsidi sesuai kebutuhannya.

“Sudah kita cek, tepat jumlahnya, tepat waktunya dan tepat sasaran,” tegas Ismail.

Lebih jauh, Ismail menilai Sidak dan monitoring tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan kepada petani. Jangan sampai produksi pertanian terkendala akibat kesulitan mendapatkan pupuk.

“Jangan sampai petani tidak bisa menghasilkan produksi padi yang tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan,” tuturnya.

Mengingat, lanjut Ismail, ketahanan pangan menjadi sangat penting bahkan krusial. Karena, akan sangat berbahaya dan menjadi ancaman jika terjadi krisis pangan yang dapat berdampak negatif terhadap kehidupan masyarakat.

“Kita harus antisipasi jangan sampai terjadi krisis pangan yang akan berdampak terhadap krisis-krisis lainnya. Maka, ketahanan pengan menjadi hal yang sangat penting,” ucapnya.

Terakhir, Ismail mengucapkan berterimakasih kepada para petani dan pejuang-pejuang di sektor pertanian yang telah bekerja keras mengolah sawah untuk menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Mempawah.

“Jangan sampai di rumah petani tidak tersedia padi dan beras yang artinya stok beras kita tidak tersedia, maka harga beras di pasar akan naik dan akan berpotensi menaikkan angka inflasi daerah. Jadi tugas kami untuk menjaga dan mengendalikan jangan sampai terjadi inflasi yang tinggi di Kabupaten Mempawah,” pungkasnya.(wah)

Editor : Miftahul Khair
#sidak #pupuk subsidi