MEMPAWAH - Calon Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Didi Haryono menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah di Desa Pasir Palembang, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Senin (23/9) malam. Turut hadir mendampingi Didi, Ketua Tim Pemenangan Pasangan Midji-Didi, Syarif Abdullah Alkadrie serta Habib Muhammad sebagai penceramah.
Kedatangan Didi, dan rombongan disambut antusias oleh ratusan jemaah maulid yang hadir malam itu. Dalam sambutan singkatnya, Bang Didi-sapaan karibnya mengajak masyarakat setempat untuk memasukkan anak-anak mereka ke lembaga-lembaga tahfiz Alquran. Sebab, ada program istimewa yang digagas oleh Gubernur Kalbar periode 2018-2023, Sutarmidji untuk melahirkan lima ribu hafiz atau penghafal quran. Dan program tersebut rencananya bakal terus berlanjut, hingga menargetkan 10 ribu penghafal Alquran untuk periode kedua nanti.
"Nantinya anak-anak ini diuji, lalu diwisuda bagi mereka yang hafal 10 juz, 20 juz, sampai 30 juz. Selain diwisuda juga mendapatkan pembinaan. Ini merupakan program untuk memuliakan para penghafal Alquran," kata Didi.
Dalam kesempatan itu, Didi juga menjelaskan secara singkat mengenai keutamaan dalam zikir yang bisa didapat jika diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara Syarif Abdullah mengucap syukur, karena kehadiran mereka disambut antusias oleh masyarakat. Dalam dialognya dengan masyarakat setempat, Syarif berujar bahwa pembangunan-pembangunan yang dilakukan Sutarmidji di periode lalu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
"Walaupun dihadapkan pada pandemi Covid-19 selama dua tahun, tapi Pak Sutarmidji dengan pemerintahnnya mampu menciptakan percepatan pembangunan, dan itu sangat dirasakan masyarakat khususnya di Pasir Palembang ini," kata Syarief.
Duet Sutarmidji dan Didi Haryono pun, kata dia, semakin membuat pasangan tersebut menjadi lengkap untuk memimpin Kalbar.
Sementara itu, Habib Muhammad sempat mengenang masa-masa dirinya saat bersama Didi Haryono ketika masih menjabat sebagai Kapolda Kalbar. "Ini bukan kali pertama saya, dan Pak Didi salawat bersama. Sewaktu beliau menjadi Kapolda Kalbar, kami juga pernah salawatan bersama Gus Azmi. Kalbar aman, dan damai sewaktu Pak Didi menjabat Kapolda Kalbar," kata dia.
Sebagai informasi, pasangan calon gubernur dan wagub nomor urut 1, Midji-Didi diusung oleh delapan partai politik (parpol) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalbar tahun ini. Kedelapan parpol tersebut, mulai dari partai Nasional Demokrat (Nasdem), Golongan Karya (Golkar), Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan juga Partai Persatuan Indonesia (Perindo).(bar/r)
Editor : A'an