MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Selasa pagi (1/10) di Halaman Kantor Bupati Mempawah.
Upacara yang diikuti ratusan peserta dari kalangan ASN, TNI/Polri, Pelajar dan OKP itu dipimpin oleh Danrem 121/ABW Brigjen TNI Luqman Arief.
Upacara turut dihadiri Pj Bupati Mempawah, Drs H Ismail, MM, Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD Pemkab Mempawah, BUMN dan BUMD serta Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan organisasi wanita di Kabupaten Mempawah.
Dalam amanatnya, Luqman mengungkapkan salah satu penyebab Indonesia dijajah selama 3,5 abad oleh Belanda dan 3,5 tahun oleh Jepang karena tidak adanya persatuan dan kesatuan.
“Kita dijajah karena dipecahbelah. Makanya, taktik Belanda ketika itu adalah pecah belah. Dengan begitu, kita dengan mudah dijajah oleh bangsa asing,” tegas Danrem.
Karena itu, Danrem mengingatkan seluruh stakeholder masyarakat terutama generasi muda agar belajar dari sejarah kelam penjajahan. Hal itu tidak boleh terulang lagi di masa sekarang.
“Hal ini bisa terjadi sekarang jika kita tidak menjaga persatuan dan kesatuan. Saya ingatkan jangan sampai sejarah terulang lagi,” tegasnya.
Menurut Danrem, generasi muda harus melanjutkan perjuangan bangsa ini. Caranya mengisi kemerdekaan dengan pembangunan. Supaya, bangsa dan negara ini terus maju dan berkembang menjadi bangsa yang besar dan disegani bangsa-bangsa lainnya.
“Tugas kita adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Ini kemerdekaan ini dengan pembangunan dan berikan kontribusi terbaik sesuai bidangnya masing-masing,” pesannya.
Masih dalam kesempatan itu, Danrem mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjaga ketakwaan dan keyakinan kepada Tuhan YME sesuai ajaran dan agama masing-masing. Sebab, imbuh dia, keyakinan kepada Tuhan merupakan hal mendasar dan pondasi utama dalam kehidupan.
“Keyakinan ini menjadi pondasi dan bekal utama kita dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara. Ikuti perintah dan jauhi larangan sesuai agama masing-masing,” tuturnya.
Dalam waktu dekat, masih disampaikan Danrem masyarakat akan menyongsong pesta demokrasi Pilkada Serentak 2024. Danrem minta agar masyarakat menjaga kondusifitas kamtibmas di lingkungannya.
“Silahkan pilih pemimpin sesuai hati nurani masing-masing. Siapapun yang terpilih merupakan yang terbaik pilihan masyarakat dan takdir Tuhan. Maka, jaga dan pelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” pintanya.
Terakhir, Danrem berharap Pilkada serentak tahun 2024 berjalan tertib, aman, lancar dan demokratis. Dia menginginkan agar situasi tetap sejuk dan kondusif tanpa adanya gesekan antar kelompok masyarakat.
“Jangan ada gesekan dan bentrokan di masyarakat, Karena hal itu hanya akan merugikan diri kita sendiri,” pungkasnya.(wah)
Editor : A'an