MEMPAWAH – Penjabat Bupati Mempawah, Ismail, membuka Seminar Lintas Budaya Kecamatan Anjongan, kemarin di Aula Kantor Desa Anjongan Dalam. Seminar yang diikuti puluhan peserta itu mengangkat tema ‘Tariu dalam Budaya Masyarakat Adat Dayak Kanayatn’.
Seminar turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) H El Zuratnam, Camat Anjongan Feri Ramadhani, Kades Anjongan Dalam Andi Wiyata beserta Muspicam Anjongan.
Ismail menjelaskan, budaya merupakan warisan yang sangat berharga bagi seluruh masyarakat, bangsa dan negara.
Menurut dia, budaya bukan sekedar identitas melainkan kekuatan yang dapat menyatukan elemen masyarakat tanpa memandang, suku, agama, ras dan antargolongan.
“Dalam konteks ini, budaya berperan sebagai perekat sosial, pembangun karakter, serta pembangkit rasa nasionalisme dan cinta tanah air,” pendapatnya.
Lebih jauh, Ismail menyebut memupuk dan menjaga warisan budaya sama dengan memperkuat jati diri bangsa sebagai salah satu elemen dalam menghadapi berbagai tantangan globalisasi.
“Budaya juga memiliki andil besar dalam pengembangan sektor pariwisata. Kebudayaan yang layak dan beragam dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” tuturnya.
Ismail menilai setiap daerah memiliki potensi dan keunikan budaya yang dapat dijadikan destinasi wisata, yang bukan saja berdampak terhadap peningkatan PAD, melainkan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal untuk berpartisipasi aktif.
“Melalui perkembangan pariwisata budaya, diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara merata di Kabupaten Mempawah dan Kecamatan Anjongan khususnya,” ujarnya.
Dikatakan Ismail, terdapat sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk memperkenalkan budaya yang ada di Kabupaten Mempawah kepada masyarakat luas baik berskala nasional bahkan mancanegara.
“Yakni dengan pemanfaatan media sosial dan digital. Atau bekerjasama dan berkolaborasi dengan seniman maupun budayawan. Cara lainnya, melaksanakan festival dan event kebudayaan, pembelajaran dilingkungan sekolah maupun komunitas. Serta, berpartisipasi melalui ajang pameran dan mengembangkan produk budaya yang unik dan menarik,” paparnya.
Karena itu, Ismail menyebut Pemerintah Kabupaten Mempawah menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan seminar budaya Kecamatan Anjongan.
Sebab, seminar itu menjadi wadah untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, pengalaman, gagasan dan insprirasi dalam rangka merawat dan memelihara budaya di masyarakat.
“Semoga melalui seminar ini, kita dapat kesadaran akan pentingnya menjaga dan mengembangkan budaya lokal serta menjadikannya modal besar dalam membangun daerah,” tegasnya mengakhiri.(wah)
Editor : A'an