PONTIANAK POST – Polres Mempawah turut berpartisipasi menyukseskan gerakan penanaman jagung serentak satu juta Ha dalam rangka program Asta Cita Presiden Prabowo. Di Mempawah, penanaman jagung serentak berlangsung di areal BUMDes Desa Dema, Kecamatan Anjongan, Selasa (21/1). Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres, AKBP Sudarsono.
Turut hadir Kepala Bappeda Ami Febriyanto, Dandim 1201/Mph Letkol Inf Benu Supriyantoko, jajaran Forkopimda, Wakapolres Kompol Antonius Trias Kuncorojati, Forkopimcam Anjongan, para tamu undangan hingga kelompok tani.
Baca Juga: Masyarakat Desa Pasir Mempawah Berharap Pj Bupati Turun ke Lokasi Banjir
Sebelum melaksanakan penanaman, Kapolres dan jajaran Forkopimda mengikuti rapat daring penanaman jagung serentak 1 juta hektar yang secara nasional dipusatkan di Subang Jawa Barat.
Kapolres Sudarsono menegaskan untuk menyukseskan penanaman jagung serentak 1 juta hektar di Indonesia, Polres Mempawah pada triwulan pertama akan mewujudkan tanaman jagung seluas 220 hektar.
Baca Juga: Pemkab Gelar Rapat Persiapan Bupati dan Wabup Mempawah Dilantik 6 Februari
“Untuk hari ini kita melaksanakan penanaman jagung serentak seluas 32 hektar dan disusul 33 hektar lagi hingga akhir Januari 2025 sehingga totalnya ada 65 hektar,” terangnya.
Menurut Kapolres, salah satu kendala penanaman jagung di wilayah Kabupaten Mempawah yakni masih tingginya curah hujan. Kondisi itu dinilai tidak ideal untuk mengoptimalkan penanaman jagung.
“Namun, kita pastikan penanaman jagung ini akan tetap berlanjut pada Februari dengan lahan seluas 85 hektar dan Maret lebih dari 80 hektar dengan lokasi yang tengah dipersiapkan sehingga tercapai target 220 hektar pada triwulan pertama,” tuturnya.
Baca Juga: Targetkan 967 Ha untuk Program Penanaman Jagung di Ketapang
Berikutnya, lanjut Kapolres, gerakan menanam jagung akan terus dilakukan dengan pola kemitraan bersama masyarakat dan swasta atau perusahaan yang ditargetkan bisa mencapai 1.000 hektar.
“Untuk realisasi kemitraan penanaman jagung ini, kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan swasta dan BUMN. Salah satu lahan perusahaan paling luas adalah PT BAL yang merencanakan penanaman jagung dengan areal 945 hektar,” sebutnya.
Baca Juga: Banjir Melanda Empat Daerah di Kalbar
Saat ini, dikatakan Kapolres, manajemen PT BAL telah melaksanakan land clearing dan menambah unit alat berat untuk mendukung program ketahanan pangan di Mempawah dengan target 30-60 hektar tanaman jagung per bulan.
“Sementara untuk pembiayaan, bibit, pupuk dan lainnya akan ditanggung pihak perusahaan. Begitu pula dengan hasil panen, juga akan ditampung oleh pihak perusahaan,” jelasnya.
Selain penanaman jagung, Polres Mempawah juga tengah mewujudkan Program 1 Ketahanan Pangan yakni Pekarangan Bergizi.
“Di setiap kecamatan akan ada 1 desa percontohan Program Pekarangan Bergizi. Dan setiap desa akan diwujudkan 100 titik Pekarangan Bergizi,” sebutnya.
Pada Program Pekarangan Bergizi ini, setiap masyarakat didorong untuk menanam tanaman produktif di pekarangan misalnya sayur dan lainnya.
“Dan bisa juga mengembangkan sektor perikanan maupun peternakan,” pungkasnya.(wah)