Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

MMC dan Polda Kalbar Tanam 1000 Mangrove di Mempawah, Upaya Lindungi Pesisir dari Abrasi

Miftahul Khair • Sabtu, 1 Februari 2025 | 14:30 WIB
Penyerahan tanaman mangrove yang akan ditanam MMC dan Polda Kalbar.
Penyerahan tanaman mangrove yang akan ditanam MMC dan Polda Kalbar.

PONTIANAK POST – Dalam upaya melestarikan kawasan pesisir pantai sekaligus mengantisipasi abrasi, Mempawah Mangrove Conservation (MMC) bersama Polda Kalimantan Barat melakukan aksi penanaman 1.000 mangrove. Lokasinya di kawasan Mempawah Mangrove Park, Desa Pasir, Mempawah, Jumat (31/1).

Kegiatan tersebut melibatkan puluhan peserta yang berasal dari sejumlah kelompok dan komunitas. Mulai dari MMC, Kelompok Sadar Wisata Edu Ecotourism Desa Pasir, pelajar dan mahasiswa dan Komunitas Mempawah Tiger Club.

Koordinator lapangan MMC, Iswanto menjelaskan kegiatan tersebut ditujukan untuk menumbuhkan kesadaran dan kecintaan terhadap ekosistem mangrove sebagai benteng alami yang melindungi pesisir dari abrasi dan keanekaragaman hayati.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih peduli terhadap keberlanjutan ekosistem pesisir,” kata Iswanto.

Lebih lanjut dia mengatakan, aksi penanaman 1.000 mangrove tersebut sebagai langkah awal dari komitmen jangka panjang untuk menjaga kelestarian pesisir pantai Kabupaten Mempawah.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya hutan mangrove. Ini bukan hanya tentang menanam, tetapi juga merawat dan menjaga agar mangrove bisa tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan masyarakat,” terangnya.

Di tempat yang sama, perwakilan Polda Kalimantan Barat, AKP Dadang menyatakan dukungan penuh Polda Kalbar terhadap upaya-upaya konservasi dalam rangka menjaga kelestarian alam melalui penanaman mangrove.

“Polda Kalbar sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Konservasi mangrove merupakan bagian penting dari mitigasi bencana alam, terutama mencegah abrasi dan melindungi ekosistem pesisir,” ujarnya.

Kedepan, Dadang berharap aksi penanaman mangrove dapat terus berlanjut dan terprogram dengan baik sehingga, menghasilkan lingkungan pantai yang asri dan aman dari bahaya abrasi.

“Kami berharap gerakan tanaman mangrove ini bisa terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam pelestarian lingkungan khususnya pantai,” harap dia mengakhiri.

Aksi penanaman 1.000 mangrove diharapkan tak hanya memberikan manfaat ekologis, melainkan dapat memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sehingga, kawasan pesisir Kabupaten Mempawah dapat terlindungi dari ancaman abrasi serta menjadi ekosistem yang lestari bagi generasi mendatang.(wah)

Editor : Miftahul Khair
#Tanam 1000 Mangrove #mempawah #pesisir #abrasi