Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

K3S dan KKG Mempawah Hilir Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi BK

A'an • Rabu, 26 Februari 2025 | 13:35 WIB

 

PESERTA : Para peserta pelatihan peningkatan kompetensi Bimbingan Konseling (BK).
PESERTA : Para peserta pelatihan peningkatan kompetensi Bimbingan Konseling (BK).

PONTIANAK POST – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Mempawah Hilir melaksanakan pelatihan peningkatan kompetensi layanan Bimbingan Konseling (BK). Kegiatan yang diikuti 211 peserta itu berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 24-26 Februari di Gedung PGRI Mempawah.

Mewakili Kepala Dinas Dinas Pendidikan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disdikporapar) Mempawah, Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas), Riska Tania saat membuka kegiatan pelatihan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru dalam memberikan layanan BK di sekolah.

"Guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga membimbing dan membantu peserta didik menghadapi berbagai tantangan, baik akademik maupun sosial,” kata Riska.

Karena itu, Riska menyebut pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan pelatihan peningkatan kompetensi layanan BK yang diselenggarakan oleh K3S bekerjasama dengan KKG Kecamatan Mempawah Hilir.

“Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta mendapatkan pembekalan dan menambah wawasan berkaitan dengan layanan BK. Dengan begitu akan meningkatkan mutu dan kualitas guru BK nantinya,” harap dia.

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Pelatihan, Hidaya, S.Pd menjelaskan pelatihan ditujukan untuk membekali guru dengan keterampilan praktis untuk mengidentifikasi, memahami, dan menangani masalah yang dihadapi siswa, demi terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan suportif.

“Selama tiga hari pelatihan, para peserta mendapatkan materi tentang teori dasar bimbingan konseling, teknik konseling individu dan kelompok, serta praktik penanganan kasus yang sering muncul di lingkungan sekolah,” terangnya.

Lebih jauh, Hidaya menilai para peserta tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, yang mencakup teori dasar bimbingan konseling, teknik konseling individu dan kelompok, hingga studi kasus yang relevan dengan kondisi di lapangan.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan guru-guru di Kecamatan Mempawah Hilir semakin siap menjalankan peran mereka sebagai pendidik sekaligus pembimbing bagi generasi muda,” tutupnya.(wah)

Editor : A'an
#KKG #guru bk #K3S