Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

FKUB-Kemenag Bahas Strategi Jaga Kerukunan Umat Beragama di Mempawah

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Sabtu, 8 Maret 2025 | 16:18 WIB
Para pengurus FKUB bersama Kemenag Mempawah mengikuti rapat koordinasi (Rakoor).
Para pengurus FKUB bersama Kemenag Mempawah mengikuti rapat koordinasi (Rakoor).

PONTIANAK POST – Memperkuat sinergitas dalam rangka meningkatkan kerukunan umat beragama di Kabupaten Mempawah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar rapat koordinasi (rakoor) bersama Kementrian Agama. Rakoor berlangsung di Aula Kantor FKUB Mempawah, Kamis (6/3).

Rakoor yang dipimpin oleh Ketua FKUB Mempawah Iskandar Singodimejo, SH itu dihadiri Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Mempawah, Ikhwan Pohan beserta jajarannya, Plt Kabag Kesbangpol Setda Mempawah, Jamaludin dan Pengurus FKUB Mempawah.

“Terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, Kemenag dan seluruh stakeholder yang bersama-sama menjaga harmonisasi dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Mempawah,” ucap Askandar.

Menurut dia, pentingnya kerjasama dan kolaborasi antara FKUB bersama pemerintah daerah dan Kemenag dalam rangka menjaga dan memelihara kondusifitas dan harmonisasi kehidupan umat beragama.

“Kolaborasi FKUB bersama pemerintah menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi seluruh umat beragama di Mempawah,” pendapatnya.

“Karena itu, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Kemenag dan Pemda Mempawah dalam berbagai program yang kami jalankan. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kerukunan di daerah kita,” timpalnya menambahkan.

Sementara itu, Kakan Kemenag Mempawah Ikhwan Pohan menekankan pentingnya dan strategisnya keberadaan FKUB ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satunya menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan umat beragama.

“FKUB memiliki peranan vital di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam menjaga keharmonisan umat beragama di Kabupaten Mempawah yang memiliki keberagaman agama, suku, etnis, dan budaya,” ujarnya.

Atas dasar itu, Ikhwan Pohan menilai sudah sepantasnya Kemenag Mempawah dan Pemda Mempawah memberikan dukungan maksimal kepada FKUB untuk menjalankan tugas dan fungsinya di masyarakat.

“FKUB sebagai penjaga dan pengawal toleransi dan keharmonisan antar umat beragama. Maka, kita harus menguatkan forum ini agar tetap menjadi wadah bagi masyarakat dalam membangun komunikasi yang baik dan harmonis,” tegasnya.

Lebih lanjut, dia mengusulkan agar forum dialog kerukunan diperluas di kalangan masyarakat hingga ditingkat pelajar. Sebab, menurut dia, generasi muda perlu diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya toleransi dan persatuan dalam keberagaman.

“Saya rasa tidak ada salahnya jika kita mengadakan dialog kerukunan di kalangan pelajar. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang perlu dibekali nilai-nilai toleransi sejak dini,” usulnya.

Plt. Kabag Kesbangpol Setda Mempawah, Jamaludin menekankan pentingnya komunikasi dan diskusi bersama masyarakat untuk memperkuat kerukunan umat beragama.

“Kita harus menjalin komunikasi dan diskusi dengan masyarakat. Mudah-mudahan dengan dialog yang kita lakukan bersama, akan memberikan dampak positif dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Mempawah,” harap dia.

Rakoor FKUB bersama Kemenag dan Pemda Mempawah itu melahirkan sejumlah rekomendasi. Yakni, peningkatan program dialog lintas agama, penyelenggaraan forum diskusi bagi kalangan pelajar dan pemuda, serta penguatan sinergi antara FKUB dengan instansi terkait untuk memastikan kebijakan yang inklusif bagi seluruh umat beragama. (wah)

Editor : Miftahul Khair
#Kerukunan #fkub #kemenag