Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jelang Lebaran, Wabup Mempawah Tegaskan Dukungan untuk Operasi Ketupat

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Sabtu, 22 Maret 2025 | 15:51 WIB
Wabup menyematkan tanda pelaksanaan Operasi Ketupat kepada petugas.
Wabup menyematkan tanda pelaksanaan Operasi Ketupat kepada petugas.

 

 

PONTIANAK POST – Wakil Bupati Mempawah, H Juli Suryadi Burdadi menegaskan dukungannya terhadap penyelenggaraan Operasi Ketupat Kapuas 2025 di wilayah Kabupaten Mempawah. Dia berharap, operasi yang dimulai sejak 26 Maret hingga 8 April itu berjalan tertib, aman dan lancar.

"Pemerintah Kabupaten Mempawah siap bersinergi bersama Kepolisian dan seluruh stakeholder terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik dan keamanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

Koordinasi yang baik sangat diperlukan agar potensi permasalahan yang timbul bisa segera diantisipasi," pendapat Juli Suryadi usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Kapuas” Tahun 2025 secara virtual, di Rupatama Polres Mempawah.

Karena itu, dia mengimbau seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mempawah agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban selama musim mudik. Serta mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas yang dilaksanakan Polres Mempawah. 

"Kita berharap masyarakat dapat mengikuti arahan dari petugas di lapangan, terutama mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam perjalanan. Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat mewujudkan mudik yang aman dan nyaman," ujarnya. 

Dalam rakor, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menyatakan Operasi Ketupat Kapuas merupakan agenda tahunan yang harus dipersiapkan dengan matang.

“Kegiatan pengamanan ini sudah menjadi agenda tahunan, namun harus benar-benar kita persiapkan pelaksanaannya. Jadi, walaupun rutin, bukan berarti dianggap menjadi hal yang biasa-biasa saja, tetapi kita harus bisa melakukan lebih baik dan lebih baik lagi dari tahun ke tahun,” harap Kapolda.

Selain itu, Kapolda mengungkapkan personel yang akan terlibat dalam operasi harus dapat bekerja semaksimal mungkin guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Menurut Kementerian Perhubungan pada Maret 2025, di seluruh Indonesia diprediksi mobilitas dalam rangka mudik lebaran mencapai 52% dari total jumlah penduduk Indonesia," bebernya.

Provinsi Kalbar, imbuh dia, diperkirakan menyumbang sekitar 2,9 juta pemudik yang melakukan perjalanan ke luar daerah. 

"Untuk itu, kita harus mengantisipasi terhadap kerawanan yang akan ditimbulkan oleh kegiatan mudik tersebut, baik kerawanan pada jalur yang dilalui oleh para pemudik maupun di daerah yang ditinggal mudik,” tegasnya.

Operasi Ketupat Kapuas 2025 melibatkan 2.205 personel gabungan yang terdiri dari 125 personil Satker Polda Kalbar, 600 personel Polres jajaran, serta 1.479 personel dari stakeholder lainnya. (wah)

Editor : Miftahul Khair
#mempawah #Idulfitri #lebaran #Operasi Ketupat Kapuas