Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

DPRD Mempawah Harapkan Peningkatan Maksimal dalam Pelayanan Pengelolaan Sampah

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Senin, 24 Maret 2025 | 14:12 WIB
Ketua DPRD Mempawah Safruddin
Ketua DPRD Mempawah Safruddin

PONTIANAK POST - Ketua DPRD Mempawah, Safruddin Asra menyambut baik dibukanya akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Desa Sungai Bakau Besar Laut (SBBL) Kecamatan Sungai Pinyuh. Dia berharap pemerintah daerah dan masyarakat saling berkomitmen. "Atas nama DPRD, kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah, dan jajaran Forkopimda yang telah merespon permasalahan sampah khususnya berkenaan dengan penutupan TPA. Ini berkenaan dengan tuntutan masyarakat untuk kesehatan dan kesejahteraan di Desa SBBL,” katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Mempawah menilai dengan dibukanya akses TPA maka pemerintah daerah hendaknya dapat merealisasikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat Desa SBBL. “Yang menjadi aspirasi masyarakat disana itu seperti, akses jalan ke TPA, BPJS Kesehatan untuk warga sekitar TPA, ketersediaan air bersih, jembatan akses ke lapangan pemukiman warga dan penerangan lampu jalan," ungkap dia.

“Warga juga minta agar disediakan alat pengolahan sampah sehingga sampah bisa diberdayakan dan bisa menjadi bahan yang ada nilai ekonominya. Ini semua insyaallah kita realisasikan di anggaran Tahun 2025 ini," ucap Legislator Dapil Sungai Pinyuh-Anjongan ini. Lebih jauh, dia berharap dengan dibukanya kembali TPA di Desa SBBL, maka penanganan sampah-sampah yang menumpuk di wilayah Kota Mempawah dan lainnya dapat segera diatasi sebagaimana mestinya.

"Terutama sampah di wilayah kota harap bisa segera diangkut, sehingga wilayah kota bersih dan terhindar dari kesan kota yang kumuh. Terlebih, sebentar lagi kita akan merayakan idul fitri 1446 H, maka lingkungan harus nampak indah, sejuk dan bersih," pungkasnya. Akses TPA di Desa SBBL ditutup paksa warga setempat sejak September 2024 lalu. Mereka menuntut agar Pemerintah Kabupaten Mempawah merealisasikan sejumlah aspirasinya berkenaan dengan pembangunan jalan, BPJS, air bersih dan lainnya.

Proses mediasi berjalan alot, beberapa kali pertemuan antara pemerintah daerah dengan masyarakat tak menemukan titik terang. Hingga akhirnya pada Senin (17/3),  Bupati Mempawah Erlina, bersama jajaran Forkopimda berhasil meluluhkan hati warga untuk membuka kembali TPA dengan janji akan merealisasikan apa yang menjadi tuntutan warga.(wah)

Editor : A'an
#Sungai Pinyuh #golkar #idul fitri #pengolahan sampah #TPA #dprd