Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jalan Raya Galang Mempawah Jadi Jalur Maut: Satu Pelajar Tewas, Tujuh Luka-Luka dalam Dua Kecelakaan

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Rabu, 30 April 2025 | 14:09 WIB
Lokasi, kendaraan, serta korban kecelakaan saat di evakuasi di Puskesmas Sungai Pinyuh, yang terjadi di Jalan Raya Galang
Lokasi, kendaraan, serta korban kecelakaan saat di evakuasi di Puskesmas Sungai Pinyuh, yang terjadi di Jalan Raya Galang

PONTIANAK POST – Jalan Raya Galang di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, seolah berubah menjadi jalur maut pada Senin (28/4). Dalam kurun waktu kurang dari empat jam, dua kecelakaan lalu lintas terjadi di lokasi yang sama, menewaskan seorang pelajar dan menyebabkan tujuh orang lainnya luka-luka.

Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David, melalui Panit 2 Lantas Polsek Sungai Pinyuh, Aiptu Sulaiman, mengatakan kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 13.40 WIB.

Tiga sepeda motor terlibat dalam insiden ini, yakni Honda Beat KB 2524 DZ yang dikendarai Rada (16), Honda Supra X KB 4707 BG yang dikendarai Hartati (45), dan Honda Scoopy KB 6198 BH yang dikendarai Fauzi Ramadhan (15).

"Kecelakaan bermula saat Rada dan Fauzi yang melaju searah dari Anjungan menuju Sungai Pinyuh, bersenggolan. Akibatnya, keduanya melebar ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan motor yang dikendarai Hartati," jelas Aiptu Sulaiman.

Rada mengalami patah kaki dan tangan serta luka robek di kaki kanan, sementara Hartati mengalami patah jari tangan kiri dan bengkak pada dada. Keduanya dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Fauzi Ramadhan dan penumpangnya, Danang Abimanyu (15), mengalami luka lecet dan mendapat perawatan di Puskesmas Sungai Pinyuh. Kerugian materiil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp7 juta.

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 17.15 WIB, kecelakaan kedua kembali terjadi di lokasi yang sama. Kali ini, tiga sepeda motor juga terlibat, menyebabkan seorang pelajar tewas di tempat.

"Kecelakaan kedua melibatkan sepeda motor Honda Revo KB 3712 BH yang dikendarai Sunaram (68), sepeda motor KB 6967 BF yang dikendarai Byanca Aurelly (14), serta Honda Supra X KB 2028 LZ yang dikendarai Yeri R (25)," ungkap Aiptu Sulaiman.

Saat itu, Sunaram menyeberang jalan dari arah kiri ke kanan dan bertabrakan dengan sepeda motor Byanca yang melaju dari arah Sungai Pinyuh menuju Anjungan. Benturan tersebut membuat Byanca terlempar ke jalur berlawanan dan langsung tertabrak oleh Yeri yang datang dari arah sebaliknya.

Akibat kejadian ini, Byanca Aurelly meninggal dunia di lokasi akibat patah tulang leher. Penumpangnya, Sri Wahyuni (14), mengalami luka serius di kepala dan dirujuk ke RS Abdul Aziz Singkawang. Sunaram dan Yeri mengalami luka ringan. Kerugian materiil dari kecelakaan kedua ini diperkirakan sebesar Rp2 juta.

Polisi telah mengamankan seluruh barang bukti berupa enam sepeda motor dari dua kejadian tersebut dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta menjaga jarak aman antar kendaraan untuk menghindari terjadinya kecelakaan," pungkas Aiptu Sulaiman.(wah)

Editor : Hanif
#Kabupaten Mempawah #jalan raya #kecelakaan lalu lintas #tewas #Sungai Pinyuh #seorang pelajar #Jalur Maut