PONTIANAK POST – Perang terhadap presmanisme menjadi komitmen pihak Kepolisian. Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David Harianthono menegaskan pihaknya akan menindaktegas setiap bentuk tindakan dan aktivitas premanisme di wilayah hukum Polres Mempawah.
“Polres Mempawah siap mendukung pemberantasan premanisme dalam bentuk apapun yang meresahkan masyarakat di wilayah Polres Mempawah," tegas AKBP Jonathan David.
Kapolres menyebut, pihaknya tidak akan membiarkan tindak dan prilaku premanisme marak dan berkembang di wilayah Kabupaten Mempawah. Karena itu, pihaknya sikap menegakan proses hukum sesuai aturan dan ketentuan yang ada.
“Kami akan menindak tegas siapa saja yang melakukan perbuatan premanisme, baik itu pemerasan, penganiayaan, atau bentuk lain dari premanisme," tambah Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menghimbau masyarakat agar tidak takut dalam menghadapi perilaku premanisme. Kepolisian mengharapkan dukungan dan kerjasama masyarakat untuk melaporkan segala tindak premanisme dilingkungannya.
"Jika anda menjadi korban atau menyaksikan tindak premanisme, laporkan kepada kami. Bisa juga menghubungi layangan Polisi di 110, ataupun melalui WhatsApp layanan pengaduan dan informasi di 089675831234," ungkapnya.
"Kontak person ini untuk melayani masyarakat bukan hanya terkait premanisme, tetapi juga untuk pengaduan tentang kriminalitas, gangguan kamtibmas, kecelakaan, ataupun bencana alam," jelasnya.
Kedepan, Kapolres berharap Kabupaten Mempawah bebas dari segala bentuk praktik dan tindakan premanisme. Sehingga, Kabupaten Mempawah akan selalu menjadi daerah yang aman, tertib dan kondusif.
"Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah Kabupaten Mempawah untuk mencegah tindak premanisme. Kami juga akan bekerja sama dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman," pungkasnya.(wah)
Editor : Hanif