PONTIANAK POST – Gelaran Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kabupaten Mempawah tahun 2025 yang berlangsung di Kecamatan Anjongan resmi berakhir pada Senin malam, (19/5).
Ajang tahunan ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Mempawah dan menampilkan berbagai lomba bernuansa Islami.
Pada kompetisi tahun ini, Kecamatan Sungai Pinyuh tampil sebagai yang terbaik dengan meraih gelar juara umum. Kontingen mereka sukses mengoleksi tujuh medali yang terdiri dari tiga medali emas, satu perak, dan tiga perunggu dalam berbagai cabang lomba, baik untuk peserta putra maupun putri.
Budi Fadli, selaku pelatih dan official kontingen Sungai Pinyuh, mengungkapkan bahwa hasil membanggakan ini merupakan hasil dari persiapan matang dan seleksi ketat yang dilakukan sebelumnya.
"Kami melakukan seleksi awal di Desa Nusapati untuk memastikan yang berangkat adalah peserta terbaik. Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan,” ujarnya.
Lomba-lomba yang dipertandingkan meliputi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), seni nasyid, pidato, debat, hingga kaligrafi.
"Selain sebagai ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat belajar agama Islam dan mempererat tali persaudaraan di antara pelajar," ungkapnya.
Menurut Budi, Pentas PAI memiliki peran penting dalam membentuk karakter pelajar.
“Lebih dari sekadar lomba, ini adalah wadah pembinaan generasi muda agar memiliki akhlak yang baik dan pemahaman agama yang mendalam,” tuturnya.
Diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Agama Islam Kabupaten Mempawah, Pentas PAI menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan.
"Para pemenang tidak hanya mendapatkan trofi bergilir, tetapi juga uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi mereka," pungkasnya.(wah)
Editor : Hanif