Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Sejarah Terukir, Erlina Bupat Pertama di Kalbar Raih Gelar Doktor dalam Sidang Disertasi yang Mengharukan

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Senin, 26 Mei 2025 | 12:31 WIB
BERSAMA: Dr Erlina diabadikan bersama keluarga besar yang mendukung proses pendidikan doktoralnya.
BERSAMA: Dr Erlina diabadikan bersama keluarga besar yang mendukung proses pendidikan doktoralnya.

PONTIANAK POST – Air mata itu tak bisa dibendung. Di tengah ruang sidang terbuka Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (Untan), suara Erlina, S.H., M.H., bergetar saat berdiri di mimbar, menggenggam naskah sambutan, dan menyapa hadirin yang memadati ruangan. Dalam gemuruh tepuk tangan dan pelukan keluarga, hari itu bukan hanya milik Erlina. Hari itu adalah milik mereka yang percaya bahwa ilmu dan pengabdian bisa berjalan seiring. Hari itu adalah kisah tentang keteguhan, doa, dan sebuah pencapaian yang melampaui gelar: dedikasi seumur hidup untuk masyarakat.

Tangisnya pecah, bukan karena kelemahan, tapi karena haru: setelah melewati jalan panjang penuh ujian, ia kini resmi menyandang gelar doktor dalam bidang Ilmu Manajemen. Tak semua orang tahu, di balik sosok tenangnya sebagai Bupati Mempawah, Erlina menyimpan kisah perjuangan yang tak sederhana. "Keteguhan orangtua saya adalah tiang utama dalam hidup ini,” ucapnya lirih, disambut isak haru dari keluarga, sahabat, dan rekan sejawat yang turut menyaksikan momen sakral tersebut.

Dalam balutan kebaya anggun, ia berdiri tegap. Namun nada suaranya pelan dan penuh getar saat mengenang perjalanan yang membawanya ke titik ini. Dari ruang kerja hingga ruang kuliah, dari rapat pemerintahan hingga lembar-lembar jurnal ilmiah, semua dijalani dengan komitmen ganda, sebagai pemimpin daerah dan sebagai pejuang akademik.

“Saya tahu ini bukan perjalanan yang mudah. Tapi doa orangtua, dukungan keluarga, dan kekuatan dari suami tercinta yang selalu menyemangati, membuat saya terus melangkah,” tutur Erlina, merujuk pada sang suami, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Gelar doktor ini bukan sekadar capaian pribadi. Ia adalah simbol pengabdian dan tekad untuk terus belajar dan memperkuat kualitas kepemimpinan. Tak banyak kepala daerah yang menempuh jalur akademik hingga sejauh ini—dan Erlina mencatat sejarah sebagai satu-satunya bupati di Kalimantan Barat yang meraih gelar doktor.

Namun, bagi Erlina, gelar ini bukan titik akhir. Ia menyebutnya sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih besar.  “Ini bukan tentang prestise. Ini tentang kesiapan untuk memberi yang terbaik bagi masyarakat,” ucapnya mantap. Sebagai mantan jaksa, dan kini pemimpin daerah, ia membawa semangat reformasi, pembelajaran, dan pelayanan.  "Saya sadar, saya bukan pemimpin yang sempurna. Tapi saya ingin terus belajar, terus bertumbuh, dan menjadi pemimpin yang bisa menjadi inspirasi, terutama bagi perempuan," tambahnya.(wah)

Editor : Hanif
#bahagia #untan #gelar doktor #Raih Gelar #BUPATI MEMPAWAH #air mata #Erlina