Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Peringati 10 Muharram, Masjid Jami' Kuala Secapah Santuni Puluhan Yatim Piatu

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Selasa, 8 Juli 2025 | 13:27 WIB
SANTUNAN: Masjid Jami
SANTUNAN: Masjid Jami

PONTIANAK POST - Menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H tepatnya pada 10 Muharram atau dikenal dengan Hari Asyura, Pengurus Masjid Jami' Darul Muttaqin, Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah menggelar acara bertajuk Malam Santunan Yatim Piatu. Kegiatan itu dirangkaikan dengan Tablig Akbar Ustaz Abu Hasan, Alumni Pesantren Gontor asal Aceh, belum lama ini.

Dalam acara tersebut, sebanyak 47 anak-anak yatim piatu di Desa Kuala Secapah menerima santunan. Mereka tampak bahagia dan antusias mendapatkan bantuan yang dapat mereka gunakan untuk keperluan sehari-hari.

"Untuk kegiatan santunan yatim piatu ini, kami berhasil mengumpulkan sumbangan sebesar Rp 77 juta lebih. Dananya berasal dari swadaya masyarakat Desa Kuala Secapah, para dermawan dan donatur," jelas Ketua Panitia, Wenny Nuraini.

Karena itu, Wenny mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi mendukung terselenggaranya acara Malam Santunan Yatim Piatu tersebut. Dia mendoakan semoga sumbangsih tersebut dicatat sebagai amal ibadah serta memberikan keberkahan.

"Terima kasih kepada masyarakat Desa Kuala Secapah, para dermawan dan donatur yang senantiasa memberikan dukungan hingga kegiatan santunan ini dapat terus diselenggarakan sejak puluhan tahun silam sampai sekarang," ucapnya.

Sementara itu, Ustaz Abu Hasan dalam ceramahnya menyampaikan pentingnya memberikan perhatian kepada anak yatim piatu. Bahkan, menyantuni anak yatim piatu merupakan salah satu kewajiban dan dijanjikan pahala yang besar disisi Allah Ta'ala.

"Rasulallah bersabda barang siapa yang mengusap kepala anak yatim semata-mata karena Allah, maka setiap rambut yang diusap akan memperoleh kebaikan. Dan barang siapa berbuat baik kepada anak yatim, maka ia denganku ketika di surga seperti dua jari ini (Nabi menunjukan kedua jarinya yakni jari tengah dan jari telunjuk)," tuturnya.

Lebih jauh. Ulama Asal Aceh ini menyerukan agar perayaan 1 Muharram menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan introspeksi diri. Agar, kita senantiasa dapat merubah diri menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.

“Mari kita hijrah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Yakni pribadi yang lebih peduli dengan sesama, selalu berada di jalan yang diridhoi Allah. Mudah-mudahan kita termasuk dalam golongan umat yang kelak mendapatkan syafaat dari Rasulullah shalallahu alaihi wassalam," pungkasnya.(wah)

Editor : Hanif
#masjid jami #Muttaqin #10 Muharram #Tablig Akbar #MEMPAWAH HILIR #santunan yatim piatu