Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Mempawah Dorong Daya Saing Tenaga Kerja Lewat Pelatihan

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Kamis, 24 Juli 2025 | 11:08 WIB
TANDA: Wakil Bupati Mempawah mengalungkan tanda peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Gelombang II.
TANDA: Wakil Bupati Mempawah mengalungkan tanda peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Gelombang II.

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Mempawah terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan kerja.

“Pelatihan vokasi ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Dengan bekal tersebut, diharapkan para peserta mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif,” ujar Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Gelombang II, Rabu (23/7), di UPTD Latihan Kerja dan UKM (LLK UKM) Kabupaten Mempawah.

Acara pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Kabupaten Mempawah, Johana Sari Margiani, serta perwakilan dari PT BAI, yakni Asisten Manager ER dan CSR, Wira Sembiring. Hadir pula para peserta pelatihan dan tamu undangan lainnya.

Juli mengungkapkan ada tiga paket kejuruan telah disiapkan dalam pelatihan ini. Salah satunya merupakan hasil kolaborasi dengan program CSR PT BAI.

“Langkah ini sejalan dengan visi Kabupaten Mempawah untuk menjadi daerah yang cerdas, mandiri, dan terdepan. Selain itu, juga mendukung arah pembangunan nasional dalam AstaCita,” kata Juli.

Juli menambahkan pelatihan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari strategi pembangunan jangka panjang daerah dalam mencetak tenaga kerja terampil, wirausaha muda, serta pelaku UKM yang tangguh dan inovatif.

“Kami percaya, pelatihan ini akan memberikan dampak positif. Kompetensi dan keterampilan yang meningkat akan memperluas peluang kerja serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam menghadapi era globalisasi yang menuntut daya saing tinggi,” ujarnya.

Juli berharap kemitraan antara pemerintah daerah dan pihak swasta seperti PT BAI dapat terus berlanjut. Ia juga mendorong agar peserta pelatihan nantinya tidak hanya mendapat pelatihan, tetapi juga diberi kesempatan untuk diberdayakan lebih lanjut.

“Harapan kami, PT BAI bisa memberdayakan lulusan pelatihan ini, bahkan lebih ideal jika diberikan juga dukungan modal usaha. Dengan begitu, mereka bisa memulai usaha mandiri dan turut mengembangkan sektor UKM di daerah,” pungkasnya. (wah)

Editor : Hanif
#mempawah #PT BAI #tanda #Peserta #Juli Suryadi Burdadi #Berbasis kompetensi #CSR #wakil bupati