Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Gerbang Tani Mempawah Dorong Aspirasi Petani dan Nelayan ke Pemerintah Pusat

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Senin, 22 September 2025 | 12:41 WIB
“Gerbang Tani hadir sebagai wadah yang memperjuangkan kebutuhan petani dan nelayan. Dengan data yang valid, aspirasi mereka bisa disalurkan dengan lebih terarah.
“Gerbang Tani hadir sebagai wadah yang memperjuangkan kebutuhan petani dan nelayan. Dengan data yang valid, aspirasi mereka bisa disalurkan dengan lebih terarah.

PONTIANAK POST - Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) Kabupaten Mempawah mulai menunjukkan langkah nyata pascapelantikan pengurus pada 13 September lalu. Ketua terpilih, Tjia Kim Piau, atau yang akrab disapa Apiau, menegaskan bahwa pihaknya segera melakukan pendataan terhadap seluruh petani dan nelayan di daerah tersebut.

Menurut Apiau, pendataan ini sangat penting agar setiap program bantuan pemerintah bisa tepat sasaran. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi pijakan dalam memperjuangkan aspirasi para petani dan nelayan melalui jalur politik, khususnya lewat Anggota DPR RI dari Kalimantan Barat Daniel Johan.

“Gerbang Tani hadir sebagai wadah yang memperjuangkan kebutuhan petani dan nelayan. Dengan data yang valid, aspirasi mereka bisa disalurkan dengan lebih terarah,” jelas Apiau.

Selama ini, bantuan bagi petani berupa bibit, pupuk, dan peralatan pertanian sudah digulirkan, sementara nelayan menerima bantuan alat tangkap hingga kapal.

Namun, Apiau menekankan bahwa distribusi bantuan difokuskan kepada kelompok yang memiliki badan hukum resmi agar lebih terjamin keberlanjutannya.

“Petani dan nelayan adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Mereka berhak sejahtera melalui dukungan yang jelas, berkelanjutan, dan tidak salah sasaran,” pungkasnya. (wah)

Editor : Hanif
#gerbang tani #mempawah #bantuan #petani #nelayan #jalur politik