PONTIANAK POST – Kebakaran terjadi di kawasan permukiman warga RT 04 RW 05, Kelurahan Sungai Pinyuh, Rabu (24/9) sore. Sebanyak tiga rumah terdampak, dengan dua di antaranya mengalami kerusakan cukup parah.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Api dengan cepat membesar sehingga membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri serta barang-barang berharga.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Api dengan cepat membesar sehingga membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri serta barang berharga.
Desi, salah satu korban, mengaku baru mengetahui rumahnya terbakar saat sedang bekerja di sebuah toko obat. Dirinya pun segera pulang untuk melihat kondisi. Sesampainya disana, rumahnya pun sudah ludes dilahap si jago merah. Namun dia mengaku seluruh penghuni rumah dalam keadaan selamat.
“Saya dikasih tahu orang yang jual kopi dekat tempat kerja. Di rumah ada orang tua dan adik, total ada tujuh orang. Belum tahu apakah ada barang yang bisa diselamatkan, karena saya baru sampai dan harus tanya dulu sama tetangga,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Amew, anak pemilik altar di lokasi kebakaran. Ia menduga api berasal dari korsleting listrik.
“Kejadian sekitar jam setengah empat sore. Saat saya datang, api sudah besar. Ini rumah tempat tinggal sekaligus altar pekong bapak. Rumah sebelah, milik adik, juga kena tapi tidak terlalu parah,” jelasnya.
Petugas pemadam dari Jaguar, BPA-SP, Damkar Segedong, Purun Kecil, dan Purun Besar diterjunkan ke lokasi. Dibantu warga sekitar, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait jumlah kerugian serta memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. (wah)
Editor : Miftahul Khair