Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pecah Ban, Mobil Hantam Pejalan Kaki di Sungai Pinyuh: Satu Tewas, Empat Luka-Luka

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Rabu, 8 Oktober 2025 | 14:01 WIB
KECELAKAAN: Korban laka lantas akibat ban mobil pecah.
KECELAKAAN: Korban laka lantas akibat ban mobil pecah.

PONTIANAK POST—Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Sungai Pinyuh–Pontianak, Kabupaten Mempawah, Selasa (6/10) pagi. Sebuah mobil mengalami pecah ban kiri, kemudian menabrak kendaraan dan sejumlah orang di tepi jalan. Satu pejalan kaki meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David, melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Mempawah, Ipda Yogi Permana, menjelaskan bahwa mobil bernomor polisi KB 1130 IN dikemudikan warga Kota Singkawang, Riki Rikardo (41), melaju dari arah Mempawah menuju Pontianak sekitar pukul 07.00 WIB. Saat di kilometer 49, Kecamatan Sungai Pinyuh, ban depan bagian kiri pecah.

“Pengemudi kehilangan kendali hingga menabrak mobil KB 1662 CM yang terparkir, sepeda motor KB 6706 BS, serta beberapa pejalan kaki,” ungkap Yogi, Selasa siang.

Akibat benturan keras itu, Bong Kim Pen (63), pejalan kaki asal Singkawang, mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia setelah sempat dirawat di Puskesmas Sungai Pinyuh. Empat korban lainnya menderita luka. Di antaranya, Djong Hon Fui (62) dan Djong Hon Pin (66) mengalami luka pada dada dan kepala, serta retak tulang iga. Keduanya kini dirawat di RS Abdul Aziz Singkawang. Siti Rudah (64), pengendara sepeda motor, mengalami pembengkakan di tangan kanan. Agustami (49), warga Sungai Pinyuh, menderita luka lecet di kepala dan kaki.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta mengumpulkan dokumen dan barang bukti. Total kerugian materi akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp15 juta.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pastinya. Dugaan awal karena pecah ban, tetapi pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengemudi tetap dilakukan,” jelas Yogi. (wah)

Editor : Hanif
#tewas #korban #Sungai Pinyuh #pecah ban #mobil #pejalan kaki #laka lantas