PONTIANAK POST — PT Pesona Patoka Berjaya menyatakan bahwa Jalan Patoka di Sungai Pinyuh tidak diperuntukkan bagi aktivitas balap liar, menyusul terjadinya kecelakaan yang melibatkan sejumlah remaja di kawasan tersebut baru-baru ini.
“Aksi balap liar di lokasi itu bukan tanggung jawab pihak perusahaan. Kawasan Patoka dibangun untuk kepentingan usaha dan masyarakat, bukan untuk ajang balapan,” ujar Direktur Utama PT Pesona Patoka Berjaya, H. M. Amin H. Aminin, kemarin.
Amin menjelaskan pihaknya menginvestasikan dana miliaran rupiah untuk memperbaiki jalan di kawasan Patoka demi memperlancar aktivitas usaha perusahaan, termasuk hotel dan fasilitas pendukungnya, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Jalan tersebut dibuka agar masyarakat bisa berolahraga, berjualan, atau sekadar bersantai.
“Harapan kami, kawasan ini menjadi ruang aktivitas yang positif,” katanya.
Ia menambahkan, pemasangan portal pembatas di jalan tersebut bertujuan melindungi infrastruktur dari kerusakan akibat kendaraan berat, bukan untuk membatasi warga. “Portal itu hanya mencegah truk besar masuk. Mobil kecil dan pick-up tetap bisa lewat selama muatannya wajar,” jelas Amin.
Amin menegaskan bahwa Jalan Patoka bukan merupakan jalan umum milik pemerintah, melainkan jalan perusahaan yang dikelola secara mandiri oleh PT Pesona Patoka Berjaya. “Sebelum kami perbaiki, jalan ini rusak dan tidak banyak digunakan. Setelah direnovasi, kami persilakan masyarakat memanfaatkannya, asal sesuai peruntukan dan tidak disalahgunakan untuk kegiatan berbahaya,” tutupnya. (wah)
Editor : Hanif