PONTIANAK POST – Anggota DPRD Kabupaten Mempawah Ria Mulyadi, memberikan apresiasi atas keputusan pemerintah menetapkan Presiden kedua RI, H. M. Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, penetapan tersebut sejalan dengan rekam jejak panjang Soeharto dalam membangun fondasi kemajuan Indonesia.
Politisi Partai Golkar itu menjelaskan, berbagai capaian pembangunan yang dilakukan Soeharto menjadi pertimbangan kuat mengapa gelar tersebut layak diberikan. Ia menyebut stabilitas nasional, pertumbuhan ekonomi, serta kemajuan infrastruktur merupakan bagian dari kontribusi nyata Soeharto bagi bangsa.
“Kita menilai kiprah Soeharto dalam membawa Indonesia melewati masa-masa sulit sebagai wujud pengabdian yang besar. Beliau berhasil mendorong kemajuan di sektor ekonomi, pertanian, hingga pembangunan fisik,” ujar Ria Mulyadi, kemarin.
Selain dikenal sebagai Bapak Pembangunan, lanjutnya, Soeharto juga memainkan peran penting dalam menjaga keamanan negara. Ia terlibat dalam penanganan berbagai gejolak nasional, termasuk pengamanan situasi pascaperistiwa Gerakan 30 September PKI dan pelaksanaan mandat Supersemar.
“Beliau tidak hanya membangun secara fisik, tetapi menata sistem pemerintahan agar lebih stabil dan terarah,” tambahnya.
Kementerian Sosial sebelumnya menyampaikan bahwa syarat formal penganugerahan gelar bagi Soeharto telah terpenuhi sejak 2010, melalui kajian komprehensif dan pertimbangan dari berbagai unsur. Tahun ini, gelar tersebut resmi disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025.
Dukungan atas penetapan itu datang dari sejumlah tokoh, partai politik, dan organisasi masyarakat di berbagai daerah.
Ria Mulyadi berharap pengakuan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat membangun bangsa.
“Penghargaan ini bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga pesan moral agar kita meneladani semangat pengabdian para tokoh besar negeri ini,” tutupnya. (wah)
Editor : Hanif