PONTIANAK POST - Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Peniraman KM 43,100, Kabupaten Mempawah, Senin malam (17/11). Seorang remaja meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David melalui Kanit Lantas Polsek Sungai Pinyuh, AKP Bambang, menjelaskan kecelakaan melibatkan dua sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan. Peristiwa bermula ketika motor dengan KB 6913 BC yang dikendarai Faoi Choi (17) melaju dari arah Sungai Pinyuh menuju Pontianak. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas kendaraan bermotor bernomor polisi KB 5852 NC yang dikemudikan Rabiansyah (41). Motor tersebut diduga tiba-tiba bergeser ke jalur kanan, sehingga tabrakan tak bisa dihindarkan.
“Hasil olah TKP menunjukkan kendaraan KB 5852 NC keluar jalur. Kondisi jarak dekat membuat pengendara motor KB 6913 tidak memiliki ruang untuk menghindar,” jelas Bambang.
Dampak benturan keras membuat motor dikendarai Faoi Choi yang membonceng dua temannya mengalami luka serius. Satu korban, Jordi Jayadi (14) meninggal setelah mendapat perawatan di Puskesmas Sungai Pinyuh, akibat pendarahan hebat di bagian mulut, hidung, dan telinga. Sedangkan Faoi Choi mengalami cedera wajah, pendarahan hidung, serta dugaan luka kepala. Teman lainnya, Rendi Harsono (16), mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh, lebam di wajah, serta pendarahan hidung. Keduanya dirujuk ke RS Antonius untuk penanganan lebih lanjut.
Rabiansyah, pengendara bermotor KB 5852 NC, menderita luka pada wajah dan kaki, pergeseran rahang bawah, serta pendarahan hidung. Penumpangnya, Siti Rahayu (40), mengalami pendarahan hidung, dugaan patah tulang bahu kiri, dan pusing. Pasangan ini kemudian dirujuk ke RSUD Soedarso.
Polisi telah mengamankan dua sepeda motor, memeriksa saksi, serta melaporkan kejadian melalui IRSMS dan DORS sebagai bagian dari proses penanganan. (wah)
Editor : Hanif