PONTIANAK POST – Dalam rangka memberikan edukasi sejak usia dini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah menggelar Simulasi Tanggap Bencana untuk ratusan murid dari Taman Kanak-Kanak (TK) dan PAUD se-Kabupaten Mempawah, Jumat (21/11), di Taman Teratai Mempawah. Kegiatan simulasi berlangsung semarak dan menyenangkan.
Ratusan murid dari tujuh TK dan dua PAUD tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai dengan pengenalan jenis-jenis bencana, cara menyelamatkan diri, hingga demonstrasi peralatan dasar penanganan darurat.
Kegiatan berlangsung interaktif. Anak-anak belajar melalui simulasi yang diperagakan petugas BPBD dan permainan edukatif sehingga lebih mudah memahami langkah-langkah dasar keselamatan seperti berlindung saat banjir, kebakaran, gempa bumi, mengikuti jalur evakuasi, dan mengenali bunyi peringatan dini.
Kepala BPBD Mempawah, Aswin, yang hadir langsung dalam kegiatan itu, menyebut edukasi kebencanaan untuk anak-anak merupakan bagian dari program prioritas BPBD Mempawah.
“Tujuannya untuk memberikan pengenalan yang mendalam tentang cara penyelamatan serta pengenalan alat-alat yang digunakan dalam menghadapi situasi bencana. Anak-anak perlu tahu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat,” katanya.
Sementara itu, Kepala TK Negeri Pembina Mempawah Hilir, Siti Musarafah, turut mengapresiasi penyelenggaraan simulasi yang dilaksanakan BPBD Mempawah. Menurut dia, kegiatan sangat edukatif bagi anak-anak.
“Pastinya kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, karena memberikan pengalaman belajar yang menarik dan relevan dengan kurikulum. Anak-anak dapat memahami situasi konflik atau darurat melalui pendekatan yang aman, ceria, dan sesuai usia mereka,” pendapatnya. (wah)
Editor : Hanif