PONTIANAK POST — Warga Desa Toho Ilir, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, bernama Eko Sugianto (41) dilaporkan hilang saat memasang pancing tajur di Sungai Air Mati. Informasi hilangnya korban pertama kali diterima pihak kepolisian pada Senin (1/12) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kapolsek Toho, Iptu Edi Marwan, menjelaskan Eko yang bekerja sebagai petani ini pergi memasang pancing tajur pada Minggu (30/11) sekitar pukul 17.00 WIB.
“Biasanya setelah memasang pancing, ia langsung pulang. Namun hingga tengah malam korban tidak kembali ke rumah,” ungkap Edi.
Pihak keluarga dan warga kemudian melakukan pencarian di area sungai dan hutan sekitar lokasi. Namun hingga laporan diterima polisi, keberadaan korban belum ditemukan.
"Informasi dari keluarga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi yang kerap kambuh," jelasnya.
Menurut keterangan adik korban, Budiyono, ia sempat mendengar teriakan dari arah sungai.
“Saksi mendengar suara seperti teriakan korban, namun saat dicari, korban tidak ditemukan,” ucap Iptu Edi.
Diduga Eko terpeleset saat beraktivitas di sungai atau kemungkinan penyakit epilepsi korban kambuh secara tiba-tiba. "Kondisi aliran Sungai Air Mati juga sedang deras akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Jika korban jatuh ke sungai, sangat mungkin terbawa arus ke arah hilir,” ujarnya.
Edi menambahkan upaya pencarian terus dilakukan bersama tim gabungan diantaranya berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mempawah. (wah)
Editor : Hanif