PONTIANAK POST — Proses pembangunan Sekolah Garuda di Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur menunjukkan progres signifikan. Tim dari Kemendikti Saintek melakukan pemetaan lahan sebagai tahap awal perencanaan pembangunan, Selasa (10/12). Kegiatan ini turut didampingi Dinas Perkimtan, Dinas PUPR, serta Bappeda Kabupaten Mempawah sebagai bentuk kolaborasi lintas instansi.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mempawah, M. Iqbal, menjelaskan bahwa pemetaan ini merupakan langkah penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan teknis dan perencanaan daerah.
“Pemetaan lahan menjadi fondasi awal yang sangat menentukan. Data yang diperoleh akan menjadi dasar penyusunan siteplan agar pembangunan Sekolah Garuda berjalan tepat sasaran,” ujarnya.
Pemetaan dilakukan dengan menandai titik-titik batas lahan serta pengambilan sketsa area menggunakan drone. Teknik ini digunakan untuk mendapatkan data topografi dan visualisasi menyeluruh mengenai kondisi geografis calon lokasi pembangunan.
“Dengan pemanfaatan teknologi pemetaan, kita bisa melihat potensi, kendala, serta desain tata letak bangunan secara lebih akurat. Ini penting agar seluruh fasilitas nantinya terencana dengan baik, termasuk akses dan pengembangan ke depan,” tambah Iqbal.
Pendampingan dari dinas terkait dilakukan untuk memastikan seluruh proses mengikuti standar teknis daerah dan sejalan dengan rencana pembangunan wilayah Kabupaten Mempawah. Iqbal berharap, langkah awal ini dapat mempercepat penyusunan dokumen teknis dan mendorong realisasi pembangunan Sekolah Garuda.
“Kita berharap pembangunan ini nantinya memberi manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Mempawah,” tutupnya. (wah)
Editor : Hanif