0PONTIANAK POST — Pria berinisial AR (29), warga Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya, Senin (19/1) sore. Diduga korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kapolsek Anjongan Iptu Andrianto mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, ayah korban, Ardiansyah, merasa curiga karena anaknya tidak merespons saat dipanggil dari luar kamar.
“Karena tidak ada jawaban, pintu kamar didobrak. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tergantung dan tidak bernyawa,” ujar Andrianto, Selasa (20/1).
Melihat kejadian tersebut, keluarga kemudian meminta bantuan warga sekitar dan melaporkannya kepada pihak kepolisian. Ketua RT setempat bersama warga turut membantu mengamankan lokasi kejadian sambil menunggu petugas datang.
Menurut keterangan keluarga, korban sehari-hari tinggal bersama orang tuanya dan bekerja secara serabutan. Korban juga diketahui tengah mengalami tekanan psikologis akibat permasalahan rumah tangga.
"Istri dan anak korban disebut telah meninggalkan rumah sekitar lima bulan terakhir dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya," ucapnya.
Petugas kesehatan dari Puskesmas Rawat Jalan Anjungan yang melakukan pemeriksaan awal menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun terdapat bekas jeratan di leher yang diduga akibat lilitan tali.
Sekitar pukul 19.30 WIB, Tim Inafis Polres Mempawah tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan lanjutan terhadap jenazah. “Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan kondisi di TKP, korban diduga kuat meninggal akibat gantung diri. Dugaan sementara, korban mengalami depresi karena permasalahan keluarga,” jelasnya. (wah)
Editor : Hanif