PONTIANAK POST — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Riduan M Yusuf, menyebut peringatan HUT ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai momentum memperkuat kolaborasi antarinstansi guna meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Peringatan hari jadi provinsi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan refleksi bagi seluruh elemen pemerintahan dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Riduan usai menghadiri upacara HUT ke-69 Pemprov Kalbar yang digelar di Kabupaten Mempawah, Rabu (28/1) pagi.
Ia juga menyoroti amanat Gubernur Kalimantan Barat yang dibacakan oleh Wakil Bupati Mempawah, yang menekankan pentingnya melanjutkan kerja nyata serta memperkuat sinergi antarinstansi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurut Riduan, kolaborasi yang solid antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara merata.
Riduan turut mengapresiasi sejumlah capaian makro pembangunan Kalimantan Barat sepanjang tahun 2025, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 72,09 poin, penurunan angka kemiskinan menjadi 5,15 persen, tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,82 persen, serta pertumbuhan ekonomi kumulatif sekitar 5,30 persen hingga Triwulan III. Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa masih terdapat berbagai tantangan yang perlu dihadapi bersama, khususnya terkait keterbatasan fiskal daerah dan sinkronisasi program strategis antara pemerintah pusat dan daerah.
Baca Juga: Mempawah Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Asap, Siap Tangani Potensi Karhutla
"Semoga ke depan pemerintah dapat terus mendorong inovasi kebijakan, pemanfaatan teknologi, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pembangunan di Kalimantan Barat, termasuk Kabupaten Mempawah, dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran," pungkasnya. (wah)
Editor : Hanif