Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Meriahkan Imlek, Warga Gang Usaha 2 Sungai Pinyuh Percantik Jalanan

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Kamis, 5 Februari 2026 | 11:26 WIB

HIAS: Pernak-pernik Imlek dipasang di sepanjang Gang Usaha 2 Sungai Pinyuh.
HIAS: Pernak-pernik Imlek dipasang di sepanjang Gang Usaha 2 Sungai Pinyuh.

PONTIANAK POST — Memeriahkan perayaan Imlek 2577, masyarakat Gang Usaha 2, Sungai Pinyuh menghiasi lingkungannya dengan pernak-pernik lampu hias dengan tema tahun kuda. Tak tanggung-tanggung, mereka rela menghabiskan biaya sebesar Rp 50 juta.

Tokoh Masyarakat setempat, Tjia Kim Piau menjelaskan, menjadi kebiasaan setiap tahunnya warga Gang Usaha 2 Sungai Pinyuh mempercantik lingkungan tempat tinggal mereka dalam rangka memeriahkan tahun baru Imlek.

“Memang sudah jadi kebiasaan kita setiap tahun baru imlek menghias lingkungan seperti ini. Dan tahun ini, kita hias dengan tema tahun kuda,” terang pria yang akrab disapa Apiau itu, Rabu (4/2) di Sungai Pinyuh.

Apiau mengungkapkan, dengan menggunakan lampu hias dan ornamen imlek seperti lampion dan lainnya, masyarakat menghiasi gapura dan sepanjang jalan gang. Sehingga, ketika malam hari lingkungan Gang Usaha 2 Sungai Pinyuh tampak indah dan cantik dengan gemerlap lampu hias.

Baca Juga: Vihara Tua Sungai Kakap Disiapkan Jadi Wisata Religi: Pemkab Kubu Raya Fokus Tata Kawasan

“Untuk hiasan ini, kita gunakan lampu hias dan lampion. Lampu-lampu ini hanya digunakan untuk satu kali pakai saja. Jadi, tidak bisa digunakan lagi untuk tahun depan, karena sudah usang terkena matahari maupun hujan,” tuturnya.

Lebih jauh, Apiau mengatakan, menghias lingkungan Gang Usaha 2 tersebut sepenuhnya dikerjakan oleh masyarakat setempat dengan bergotong royong. Mulai dari menentukan desain gambar hingga mencari dana dari para donatur.

“Dalam menentukan tema hiasan, kita berdiskusi dengan masyarakat hingga akhirnya dipilihkan hiasan kuda sesuai dengan tema imlek tahun ini. Sementara untuk biaya, murni sumbangan dari masyarakat serta para donatur,” bebernya.

Karena itu, Apiau memberikan apresiasi atas kerjasama dan kekompakan masyarakat Gang Usaha 2 Sungai Pinyuh yang telah bekerja keras dan bersusah payah menciptakan lingkungan yang indah.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi memberikan sumbangsih biaya. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Ria Norsan, Ibu Bupati Erlina dan Anggota DPRD Kalbar Evi yang telah membantu biaya,” ucapnya.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Pontianak Minta Pemerintah Pastikan Stok Pangan Cukup Jelang Imlek dan Puasa

Apiau juga menilai momentum perayaan Imlek 2577 lebih bermakna. Sebab, bertepatan dengan datangnya bulan suci ramadan. Dia memaknainya sebagai simbol kebersamaan dan kerukunan umat beragama.

“Dengan momentum Imlek dan Ramadan ini, kita bisa saling memperkuat toleransi beragama. Sehingga, kita semua bisa hidup rukun, saling berdampingan dan menjaga harmonisasi terutama di Kecamatan Sungai Pinyuh khususnya dan Kabupaten Mempawah umumnya,” pungkasnya.(wah)

Editor : Hanif
#mempawah #Imlek 2026 #Sungai Pinyuh #Budaya Tionghoa