PONTIANAK POST — Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mempawah, El Zuratnam, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Persatuan Sepakbola Indonesia Mempawah (Persiwah) yang berhasil menjuarai Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat musim 2025/2026. Prestasi tersebut dinilainya sebagai kebanggaan daerah sekaligus bukti bahwa pembinaan sepak bola di Mempawah berjalan ke arah yang positif.
El Zuratnam yang hadir langsung menyaksikan laga final di Stadion Sultan Syarif Abdurahman, Pontianak, Minggu (8/2) sore, mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan seluruh elemen tim. Persiwah memastikan gelar juara setelah menundukkan PS Kubu Raya dengan skor 2-0 pada partai puncak.
“Pemerintah Kabupaten Mempawah sangat bangga atas kerja keras para pemain, pelatih, dan seluruh official. Ini adalah prestasi luar biasa yang membawa nama baik Mempawah di tingkat provinsi,” ujar El Zuratnam.
Ia berharap keberhasilan tersebut tidak membuat tim cepat berpuas diri, melainkan menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan yang lebih besar pada kompetisi berikutnya. Menurutnya, persaingan di Liga 4 tingkat nasional tentu akan jauh lebih ketat.
“Kami berharap Persiwah mempersiapkan diri dengan lebih matang, baik dari sisi fisik, mental, maupun strategi. Kompetisi nasional membutuhkan kesiapan yang maksimal,” tambahnya.
Pada laga final tersebut, kedua tim langsung bermain cepat sejak awal pertandingan. Jual beli serangan berlangsung dengan tempo tinggi, namun hingga babak pertama usai, rapatnya pertahanan kedua kesebelasan membuat skor tetap imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Persiwah tampil lebih agresif. Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil melalui gol pembuka yang tercipta dari situasi kemelut di depan gawang PS Kubu Raya. Keunggulan tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri skuad asal Mempawah.
Dalam posisi tertinggal, PS Kubu Raya berupaya mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, solidnya lini pertahanan Persiwah serta penampilan gemilang penjaga gawang mampu menggagalkan setiap peluang lawan.
Menjelang pertandingan berakhir, Persiwah memastikan kemenangan lewat skema serangan balik cepat. Seorang penyerang berhasil lolos dari kawalan dan menaklukkan kiper PS Kubu Raya dalam situasi satu lawan satu, sekaligus mengunci kemenangan 2-0.
Peluit panjang wasit menandai berakhirnya pertandingan dan memastikan Persiwah keluar sebagai kampiun. Hasil ini sekaligus mengantarkan Persiwah menjadi wakil Kalimantan Barat pada kompetisi Liga 4 tingkat nasional.
El Zuratnam menegaskan, keberhasilan tersebut harus menjadi momentum kebangkitan sepak bola Mempawah, khususnya dalam pembinaan usia dini. Ia berharap prestasi Persiwah dapat memotivasi generasi muda untuk lebih serius menekuni olahraga sepak bola.
“Prestasi ini diharapkan mampu memicu semangat anak-anak muda Mempawah untuk giat berlatih. Pemerintah daerah akan terus mendorong pembinaan agar lahir talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama daerah di masa mendatang,” pungkasnya. (wah)
Editor : Hanif