Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PBVSI Mempawah Siapkan Pordezone dan Porprov 2026, Fokus Pembinaan Atlet dan Pelatih

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Rabu, 11 Februari 2026 | 14:57 WIB

 

RAKERDA: Ketua PBVSI Mempawah memimpin Rakerda di kediaman dinas Wakil Ketua DPRD.
RAKERDA: Ketua PBVSI Mempawah memimpin Rakerda di kediaman dinas Wakil Ketua DPRD.

PONTIANAK POST — Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Mempawah menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk mengevaluasi program kerja tahun 2025 sekaligus menyusun agenda pembinaan dan kompetisi tahun 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 90 peserta dari 25 klub voli se-Kabupaten Mempawah ini dilaksanakan di Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah.

Ketua PBVSI Kabupaten Mempawah, Riduan M. Yusuf, menyampaikan bahwa fokus utama organisasi pada tahun 2026 adalah pelaksanaan kejuaraan Pordezone yang akan dibagi ke dalam tiga wilayah zona sebagai upaya pemerataan pembinaan dan kompetisi.

Menurut Riduan, Zona 1 direncanakan digelar di Mempawah. Sementara Zona 2 masih dalam tahap penentuan lokasi, dengan beberapa alternatif kecamatan, yakni Anjungan, Sungai Kunyit, atau Sungai Pinyuh. Adapun Zona 3 dijadwalkan berlangsung di Desa Sungai Burung.

“Pordezone menjadi agenda penting dalam pembinaan atlet. Melalui sistem zona, kami berharap kompetisi dapat berjalan lebih merata dan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Mempawah,” ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi program tahun 2025, Riduan mengungkapkan masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, khususnya terkait kepesertaan atlet. Untuk pelaksanaan kejuaraan tahun 2026, peserta diwajibkan merupakan warga Kabupaten Mempawah yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP setempat.

Kendati demikian, Riduan menegaskan PBVSI tetap membuka ruang solusi bagi wilayah yang mengalami keterbatasan jumlah atlet agar tetap dapat berpartisipasi dalam kejuaraan.

“Daerah yang minim atlet tetap akan kami fasilitasi. Pembinaan harus terus berjalan, karena bukan tidak mungkin justru dari daerah tersebut akan lahir atlet-atlet potensial,” katanya.

Selain agenda kompetisi, Riduan juga menyampaikan bahwa PBVSI Mempawah mulai mempersiapkan langkah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang direncanakan berlangsung pada November 2026. Dalam Rakerda tersebut, dibahas pembentukan struktur tim, mulai dari manajer, asisten manajer, pelatih, hingga official.

Untuk memantapkan kesiapan, Riduan menyebutkan pengurus akan menggelar rapat lanjutan guna menyamakan persepsi seluruh unsur tim. Aspek legalitas official juga menjadi perhatian, dengan rencana penerbitan Surat Keputusan (SK).

“Khusus untuk Porprov, seluruh official akan diberikan SK agar memiliki legalitas serta tanggung jawab yang jelas,” tegasnya.

Rakerda juga menyoroti pentingnya pemerataan pelatih bersertifikat di setiap kecamatan. Sebagai tindak lanjut, Riduan menyatakan PBVSI akan menyelenggarakan pelatihan kepelatihan yang seluruh biayanya ditanggung oleh organisasi.

“Minimal setiap kecamatan mengirim tiga peserta. Pelatihannya gratis dan seluruh biaya ditanggung PBVSI Mempawah,” ungkap Riduan.

Dalam forum yang sama, Riduan yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah kembali dipercaya memimpin PBVSI Kabupaten Mempawah. Berdasarkan rekomendasi klub-klub anggota, ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Mempawah periode 2026–2030.

“Semoga amanah ini dapat saya jalankan dengan sebaik-baiknya untuk melanjutkan pembinaan dan meningkatkan prestasi bola voli Mempawah, baik di tingkat daerah maupun provinsi,” pungkasnya. (wah)

Editor : Hanif
#mempawah #sertifikat #porprov 2026 #pembinaan atlet #PBVSI