Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pengembangan PSN di Mempawah: Bupati Erlina Dorong Masyarakat Berperan Aktif

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Jumat, 20 Februari 2026 | 11:39 WIB

Bupati Erlina saat menghadiri Konsultasi Publik Pengembangan Industri Aluminium Terintegrasi PSN di Pontianak.
Bupati Erlina saat menghadiri Konsultasi Publik Pengembangan Industri Aluminium Terintegrasi PSN di Pontianak.

PONTIANAK POST — Bupati Mempawah, Erlina menegaskan pihaknya mendukung pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kecamatan Sungai Kunyit. Namun, dia meminta masyarakat Mempawah tidak hanya jadi penonton, melainkan juga berkontribusi aktif dan memperoleh manfaat.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah mendukung penuh pembangunan dan pengembangan PSN. Karena, program ini sejalan dengan upaya mendorong hilirisasi industri secara optimal sebagai bagian dari Asta Cita Presiden RI,” kata Erlina saat menghadiri Konsultasi Publik Pengembangan Industri Aluminium Terintegrasi dalam Kerangka PSN di Hotel Novotel Pontianak, Rabu lalu (18/2).

Istri Gubernur Kalbar Ria Norsan ini mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memilih Kabupaten Mempawah sebagai lokasi pembangunan SGAR.

“Pembangunan SGAR ini merupakan keberkahan yang sangat besar bagi Kabupaten Mempawah, yang diharapkan dapat memberikan multiplier effect yang signifikan bagi Kalimantan Barat, khususnya masyarakat Mempawah,” harap dia.

Baca Juga: Warga Mempawah Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Kebersihan, DPRD Mempawah Janji Perjuangkan Aspirasi

Karena itu, Bupati Mempawah dua periode ini menghendaki agar keberadaan proyek smelter tersebut tidak hanya menjadikan masyarakat Mempawah sebagai penonton, melainkan mampu berperan aktif dan memperoleh manfaat langsung, terutama dalam hal kesempatan kerja dan pengembangan ekonomi lokal.

“Kita minta agar masyarakat Kabupaten Mempawah dilibatkan secara langsung dan merasakan manfaat dari kehadiran PSN ini. Terutama dapat mendongkrak kesejahteraan dan membuka lapangan kerja bagi warga Mempawah,” tegasnya.

Masih dalam kesempatan itu, Bupati Erlina turut menyoroti program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) agar selaras dengan program pembangunan pemerintah daerah, sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ke depan, kami mengharapkan adanya nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Mempawah dengan PT BAI, PT Indonesia Asahan Aluminium, khususnya terkait aspek legalitas dan program yang menjadi harapan pemerintah daerah agar benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Mempawah,” pintanya.

Konsultasi publik dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah pusat serta perwakilan perusahaan, di antaranya PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Bukit Asam, PT Aneka Tambang, dan PT Borneo Alumina Indonesia.

Baca Juga: Cegah Karhutla, Polres Singkawang Turun Langsung Edukasi Warga Stop Bakar Lahan

Turut hadir pula Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan beserta jajaran OPD Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta Bupati Landak Karolin Margareth Natasa bersama OPD teknis terkait. Termasuk pula Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, Sekda Mempawah, Ismail dan sejumlah Kepala OPD.

Forum konsultasi publik tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan groundbreaking pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) bauksit menjadi alumina dan aluminium di kawasan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah beberapa waktu yang lalu. (wah)

Editor : Hanif
#ria norsan #PT BAI #sungai kunyit #SGAR Mempawah #Industri Aluminium