Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bukit Raya Sambora Diproyeksikan Jadi Lokasi Paralayang, Pemprov Kalbar Fokus Benahi Infrastruktur

Novantar Ramses Negara • Minggu, 22 Februari 2026 | 22:02 WIB

Ria Norsan
Ria Norsan

PONTIANAK POST — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mulai memetakan pengembangan Bukit Raya Sambora di Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, tidak hanya sebagai objek wisata baru, tetapi sebagai kawasan olahraga dirgantara berbasis alam.

Destinasi dengan ketinggian sekitar 606 meter di atas permukaan laut itu dinilai memiliki bentang alam yang mendukung untuk aktivitas paralayang. Namun sebelum masuk tahap promosi dan penyelenggaraan event, persoalan infrastruktur dasar menjadi pekerjaan utama.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat meninjau langsung puncak bukit bersama Bupati Mempawah, Erlina, menegaskan bahwa potensi alam di kawasan tersebut sangat menjanjikan.

“Pemandangan di sini sangat luar biasa, jarang ditemukan panorama seindah ini,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui tanpa dukungan akses dan fasilitas dasar, potensi tersebut sulit berkembang secara optimal. Saat ini, jalan menuju puncak bukit belum memadai untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain itu, ketersediaan air bersih, jaringan listrik, serta fasilitas umum seperti MCK dan mushala masih menjadi kebutuhan mendesak.

“Pemprov Kalbar sudah meminta Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk segera mengalokasikan dana melalui APBD guna mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan ini,” tambahnya.

Ria Norsan menekankan percepatan melalui APBD kabupaten menjadi langkah awal agar kawasan tersebut siap secara teknis sebelum dikembangkan sebagai destinasi unggulan tingkat provinsi.

Jika akses jalan, pipanisasi air, dan jaringan listrik dapat diselesaikan, Bukit Raya Sambora diproyeksikan tidak hanya menjadi pusat olahraga paralayang, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, mulai dari jasa transportasi lokal, penyediaan homestay, hingga pengembangan UMKM kuliner.

“Mudah-mudahan ke depan, dengan dukungan APBD, tempat ini dapat menjadi objek wisata yang mudah diakses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (mse)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#mempawah #wisata #paralayang #SAMBORA #bukit