Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

DPRD Mempawah Usulkan Pusat Pelatihan Usaha untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Selasa, 24 Februari 2026 | 12:56 WIB

Muhammad Guntur
Muhammad Guntur

PONTIANAK POST – Selain persoalan infrastruktur, lingkungan hidup, serta peningkatan layanan dasar pendidikan dan kesehatan, sektor ekonomi masyarakat dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Mempawah dari Fraksi PAN, Muhammad Guntur.

Menurut Guntur, upaya peningkatan kesejahteraan warga tidak cukup hanya melalui pembangunan fisik semata. Diperlukan langkah strategis dalam memfasilitasi penumbuhan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui pembentukan pusat pelatihan usaha dan bisnis di Kabupaten Mempawah.

“Selama ini kita fokus pada infrastruktur dan pelayanan dasar, itu memang penting. Namun di sisi lain, penguatan ekonomi masyarakat juga harus menjadi prioritas agar taraf kesejahteraan warga benar-benar meningkat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pusat pelatihan usaha dan bisnis tersebut nantinya dapat menjadi wadah pembinaan dan pengembangan kemampuan masyarakat dalam berwirausaha. Program yang dijalankan tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga mencakup bantuan permodalan, penyediaan alat produksi, hingga dukungan pemasaran.

“Kita mendorong adanya pelatihan usaha yang berkelanjutan, didukung dengan akses permodalan, bantuan alat produksi, serta pendampingan dalam hal pengemasan dan pemasaran. Termasuk pemanfaatan media pemasaran digital agar produk lokal mampu bersaing,” jelasnya.

Guntur menilai, potensi sumber daya manusia di Mempawah cukup besar dan perlu diarahkan secara sistematis. Dengan adanya pusat pelatihan tersebut, masyarakat dapat memperoleh keterampilan yang aplikatif sesuai kebutuhan pasar.

Lebih lanjut, ia mengusulkan agar program ini melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti Karang Taruna, komunitas, koperasi, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk menciptakan ekosistem usaha yang kuat dan berkelanjutan.

“Karang Taruna dan komunitas memiliki peran strategis dalam menjangkau generasi muda. Begitu juga koperasi dan UMKM yang sudah berjalan bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Jika semuanya dilibatkan, dampaknya akan lebih luas,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang terintegrasi dan terukur dalam mendukung tumbuhnya wirausaha baru di Kabupaten Mempawah. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.

“Tujuan akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jika ekonomi bergerak, maka dampaknya juga akan terasa pada sektor lain,” pungkas Guntur. (wah)

Editor : Hanif
#mempawah #Koperasi #wirausaha lokal #DPRD Mempawah #ekonomi masyarakat