PONTIANAK POST – Kegiatan safari ramadan 1447 H yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mempawah pada hari ke-8 berlanjut di Kecamatan Sungai Kunyit dan Mempawah Hilir. Safari dipimpin oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, Kamis (25/2) sore.
Di Kecamatan Sungai Kunyit, Juli dan rombongan pejabat Pemerintah Kabupaten Mempawah berkunjung ke Masjid Jami’ Nurul Jannah. Puluhan jemaah tampak antusias bertatap muka dan bersilaturahmi.
Selanjutnya, Juli dan rombongan bertolak ke Masjid Al-Barokah di Kecamatan Mempawah Hilir untuk melaksanakan buka puasa bersama dan salat berjamaah. Dalam sambutannya, Juli mengatakan, kegiatan safari ramadan bukan sekedar agenda seremonial, melainkan sarana untuk mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Momentum ramadan ini merupakan waktu terbaik bagi kita untuk saling menguatkan, membangun kolaborasi, serta memastikan pembangunan di Mempawah berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan spiritual masyarakat,” kata Juli.
Karena itu, Juli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif mendukung berbagai program dan kebijakan yang dilaksanakan pemerintah. Sebab, menurut dia, keberhasilan kinerja pemerintah akan tercapai berkat kerjasama dan kolaborasi bersama masyarakat.
“Peran masyarakat dalam mewujudkan pembangunan sangat krusial. Karenanya, kami berharap elemen masyarakat senantiasa berpartisipasi dan mendukung berbagai kebijakan yang ada,” harapnya.
Suasana kegiatan Safari Ramadan berlangsung khidmat dan istimewa dengan kehadiran ulama muda asal Madinah, Syekh Muhammad Jamil. Juli berharap kehadiran imam asal Madinah itu dapat memberikan motivasi spiritual bagi masyarakat Mempawah untuk semakin menghidupkan malam-malam Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah.
“Mudah-mudahan kedatangan Syekh Muhammad Jamil ini dapat memberikan motivasi bagi kita semua untuk meningkatkan ibadah kepada Allah Ta’ala. Sehingga, kita semua termasuk dalam golongan orang-orang yang kelak mendapatkan syafaat di akhirat,” pungkasnya. (wah)
Editor : Hanif