Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Sepuluh Hektare Lahan Gambut di Anjongan Mempawah Terbakar, Petugas Gabungan Lakukan Pemadaman

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Sabtu, 7 Maret 2026 | 13:29 WIB

 

PADAMKAN: Petugas berjibaku memadamkan karhutla di Anjongan Melancar.
PADAMKAN: Petugas berjibaku memadamkan karhutla di Anjongan Melancar.

PONTIANAK POST — Puluhan petugas gabungan berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di RT 14/RW 01, Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kamis (5/3) sore. Kobaran api dilaporkan meluas hingga mencapai pinggir Jalan Raya Anjongan-Sungai Pinyuh hingga mengganggu kelancaran lalu lintas.

Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi menjelaskan, lahan yang terbakar di Kelurahan Anjongan Melancar merupakan lahan gambut dan hamparan semak belukar. Sebagian besar lahan tidak dikelola oleh pemiliknya.

“Mengingat yang terbakar ini lahan gambut, sehingga kobaran api dengan cepat menyebar luas. Kondisi ini menyebabkan petugas kesulitan memadamkan titik api,” terangnya.

Menurut Setyadi, faktor angin kencang dan kekeringan membuat api dengan beringas membakar lahan-lahan di sekitarnya. Sehingga, api sempat mencapai pinggir jalan raya dan bangunan ruko di sekitar lokasi kebakaran.

“Api dengan cepat meluas dan menyebar ke lahan-lahan lainnya. Bahkan, kobaran api mendekati bangunan ruko dan cafe di pinggir Jalan Raya Anjongan-Sungai Pinyuh,” bebernya.

Setyadi memastikan upaya penanggulangan karhutla tersebut telah dilakukan maksimal dengan melibatkan petugas gabungan dari berbagai instansi mulai dari TNI/Polri, BPBD dan masyarakat.

“Upaya pemadaman dilakukan sangat maksimal dengan sumber daya yang ada. Polres Mempawah menurunkan 1 unit water canon, BPBD Mempawah 3 unit mobil tangki, polsek, koramil dan Satlantas juga turun ke TKP untuk mengatur arus lalu lintas,” paparnya.

Setyadi memperkirakan tak kurang dari 10 hektare lahan gambut ludes terbakar. Bahkan, tidak menutup kemungkinan jumlahnya masih akan meluas mengingat upaya pemadaman masih terus berlangsung.

“Untuk kendala dilapangan masalah sumber air. Kita kesulitan mendapatkan sumber air di sekitar TKP karhutla. Kendala lainnya, faktor angin kencang juga menyebabkan api sulit dikendalikan,” pungkasnya. (wah)

Editor : Hanif
#mempawah #anjongan #petugas gabungan #lahan gambut #Memadamkan Api #terbakar