Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Polres Mempawah Gelar Apel Operasi Ketupat Kapuas 2026, Perkuat Sinergi Pengamanan Mudik Lebaran

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:20 WIB

 

APEL: Kapolres AKBP Jonathan David saat memimpin apel gelar pasukan Ops Ketupat 2026.
APEL: Kapolres AKBP Jonathan David saat memimpin apel gelar pasukan Ops Ketupat 2026.

PONTIANAK POST — Polres Mempawah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2026, Kamis (12/3) di Halaman Mapolres Mempawah. Dipimpin oleh Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono, kegiatan tersebut diikuti ratusan petugas gabungan itu.

Apel Operasi Ketupat 2026 yang mengusung tema ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ itu turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Mempawah Ismail, Wakapolres Mempawah Kompol Antonius Trias Kuncorojati, jajaran Forkopimda Mempawah, Kepala OPD Pemkab Mempawah, serta para pejabat utama Polres Mempawah.

Membacakan sambutan tertulis Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolres Mempawah Jonathan David menjelaskan, apel gelar pasukan tersebut merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana pengamanan menjelang Idul Fitri 1447 H.

“Apel ini dilaksanakan sebagai wujud kesiapan kita dalam menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri 1447 H di wilayah hukum Polres Mempawah,” kata Jonathan.

Disamping itu, lanjut Jonathan, pelaksanaan apel gelar pasukan merupakan wujud komitmen dan sinergitas seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Kabupaten Mempawah.

“Melalui Operasi Ketupat ini, kita berharap seluruh agenda masyarakat mulai dari mudik hingga kegiatan ibadah dan perayaan acara berjalan tertib, aman, nyaman, dan lancar,” harapnya.

Jonathan menjelaskan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dengan keterlibatan jajaran Polri bersama-sama TNI akan berlangsung selama 13 hari sejak tanggal 13-25 Maret 2026 dengan melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan di seluruh Indonesia.

“Untuk mendukung Operasi Ketupat 2026 ini, juga akan disiapkan ribuan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang berfungsi memberikan pelayanan serta informasi kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran,” paparnya.

Jonathan turut mengungkapkan hasil survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), potensi pergerakan masyarakat di masa lebaran 2026 nanti diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang.

“Kita minta seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026 agar mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari kemacetan lalu lintas, kejahatan konvensional, hingga gangguan kamtibmas lainnya,” pesannya.

Dia menilai pentingnya sinergitas dan kerjasama antar instansi yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026. Terlebih untuk menjaga stabilitas keamanan, termasuk melakukan patroli rutin di titik-titik rawan, memantau ketersediaan bahan pokok dan BBM, serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran.

“Operasi Ketupat 2026 ini menekankan pentingnya pelayanan dan pengamanan maksimal bagi masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya. (wah)

Editor : Hanif
#polres mempawah #operasi ketupat 2026 #lebaran #sinergi instansi #pengamanan mudik