PONTIANAK POST — Setelah mengalami kelangkaan dan antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kabupaten Mempawah, kini kondisi kembali normal. Pada H+4 Idulfitri volume kendaraan yang mengisi bahan bakar terlihat sepi.
“Alhamdulillah, untuk antrean kendaraan di SPBU sudah terurai. Bahkan, kita lihat di beberapa SPBU tampak sudah sepi, dan tidak ada lagi antrean panjang seperti beberapa waktu lalu,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub-LH) Kabupaten Mempawah, Raja Fajar Azansyah, Selasa (24/3) pagi.
Fajar mengaku bersyukur situasi antrean panjang kendaraan di SPBU mulai bisa diatasi. Sebab, jika kondisi tersebut terus berlanjut dapat menimbul dampak yang kurang baik terhadap aktivitas masyarakat.
“Kalau terus-terusan antrian panjang di SPBU bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diingikan. Mulai dari terjadi kemacetan di area SPBU hingga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” pendapatnya.
Fajar mengimbau masyarakat Kabupaten Mempawah agar tidak punic buying. Pemerintah telah memastikan stok BBM aman dan lancar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Silahkan beli bahan bakar sesuai kebutuhan saja. Masyarakat tidak perlu panik, karena pemerintah telah melakukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi persoalan, terutama yang menyangkut kebutuhan masyarakat,” pesannya.
Selain itu, Fajar juga menyampaikan hasil monitoring dan pantuan arus kendaraan pada H+4 lebaran. Menurut dia, volume kendaraan tampak meningkat dibandingkan hari normal.
“Untuk arus lalu lintas yang melewati Kabupaten Mempawah sangat ramai. Sejak hari pertama lebaran, terjadi peningkatan volume kendaraan yang melintas di Mempawah. Meski volume kendaraan meningkat, namun tetap lancar tanpa ada titik-titik kemacetan,” sebutnya.
Untuk itu, Fajar mengingatkan para pengendara agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat berlalu lintas. Hal itu sangat penting untuk menghindari terjadi insiden di jalan raya.
“Pastikan berkendara dalam kondisi tubuh fit dan sehat. Jika lelah, segera cari tempat yang nyaman untuk beristirahat. Jangan paksa berkendara dalam keadaan mengantuk,” pungkasnya.(wah)
Editor : Hanif