Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Babinsa Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Mempawah Sekaligus Edukasi Warga

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:36 WIB

BERSAMA: Babinsa dan tim gabungan memadamkan kebakaran lahan.
BERSAMA: Babinsa dan tim gabungan memadamkan kebakaran lahan.

PONTIANAK POST – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan aparat gabungan di wilayah Kabupaten Mempawah. Kali ini, personel Babinsa dari Koramil 1201-02/Sungai Pinyuh turun langsung menangani kebakaran yang terjadi di Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjungan, Kamis (26/3).

Sejumlah Babinsa yang terlibat di antaranya Sertu Burhansyah, Serda Tajit, Sertu Kusmantoro, dan Serda Setia Hadi Prabowo. Mereka bahu-membahu bersama anggota kepolisian serta tim Manggala Agni untuk memadamkan api yang membakar lahan.

Kondisi cuaca panas dan tiupan angin kencang menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman, karena berpotensi mempercepat penyebaran api ke area yang lebih luas. Meski demikian, tim gabungan tetap berupaya maksimal dengan menggunakan peralatan yang ada di lapangan.

Petugas juga membuat sekat bakar sebagai langkah antisipasi agar api tidak merambat ke wilayah lain. Dandim 1201/Mempawah, Letkol Czi Ali Isnaini, S.E., M.Han., menegaskan bahwa kerja sama lintas instansi menjadi kunci utama dalam penanganan karhutla.

“Sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sangat penting agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan dalam menghadapi potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau.

“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan sigap dalam setiap situasi, termasuk saat terjadi karhutla seperti ini,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada pemadaman, para Babinsa juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat dampak karhutla yang merugikan lingkungan dan kesehatan.

Melalui upaya terpadu ini, diharapkan angka kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah dapat ditekan. Kodim 1201/Mempawah pun terus mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pencegahan karhutla, terutama di musim rawan kebakaran.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Kami terus mengingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena risikonya sangat besar,” tegas Ali. (wah)

Editor : Hanif
#tim gabungan #mempawah #musim kemarau #pembakaran lahan #padamkan karhutla #Edukasi Warga #babinsa