Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kronologi Kecelakaan di Jalur Sungai Pinyuh–Mempawah: Tiga Luka Berat, Satu Korban Meninggal Dunia

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Selasa, 31 Maret 2026 | 15:06 WIB

KECELAKAAN: Kendaraan korban laka lantas di Jalan Sungai Bakau Besar Laut.
KECELAKAAN: Kendaraan korban laka lantas di Jalan Sungai Bakau Besar Laut.

PONTIANAK POST – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Raya Bakau Besar Laut KM 54.500, jalur Sungai Pinyuh–Mempawah, Minggu (29/3) sekitar pukul 16.30 WIB. Insiden yang melibatkan mobil dan sepeda motor tersebut menyebabkan tiga orang mengalami luka berat, satu di antaranya meninggal dunia setelah dirujuk ke rumah sakit.

Kanit Lantas Polsek Sungai Pinyuh, AKP Bambang, menjelaskan, kecelakaan terjadi antara mobil Honda Stream bernomor polisi KB 1515 QD dan sepeda motor Honda Vario KB 2968 BT.

“Tiga orang dari pengendara motor mengalami luka berat,” ujarnya.

Sepeda motor dikendarai Subandi (42), warga Anjungan Melancar, yang mengalami luka serius berupa putus jari jempol tangan kanan, patah kaki kanan, serta patah tangan kanan. Dua penumpangnya, Zahratussyita (16) dan Shifa Khumairah (15), juga mengalami luka berat.

“Seluruh korban sempat mendapat penanganan di RS Rubini Mempawah sebelum dirujuk ke RS Antonius Pontianak. Namun, satu korban atas nama Subandi meninggal dunia saat menjalani perawatan,” jelas Bambang.

Sementara itu, pengemudi mobil, H. Amin (48), bersama penumpangnya Mustika (42), dilaporkan tidak mengalami luka.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat sepeda motor melaju dari arah Sungai Pinyuh menuju Mempawah. Dari arah berlawanan, mobil diduga melebar ke jalur kanan.

“Diduga mobil melebar ke jalur berlawanan, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari karena jarak sudah terlalu dekat,” terangnya.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juta. Awalnya tidak ada korban meninggal dunia di lokasi kejadian, namun satu korban akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Petugas dari Polsek Sungai Pinyuh yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi olah TKP, pengaturan arus lalu lintas, pengamanan barang bukti, serta pendataan saksi.

“Kami sudah melakukan penanganan awal di lapangan, termasuk mengamankan barang bukti dan meminta keterangan saksi. Proses penyelidikan akan terus berlanjut,” tutupnya. (wah)

Editor : Hanif
#mempawah #meninggal #Luka Berat #motor #mobil #tabrakan #tabrakan maut