PONTIANAK POST – Masyarakat Kabupaten Mempawah dihebohkan dengan beredarnya video dugaan pencabulan yang dilakukan seorang pria yang diduga pemilik rumah makan di Kota Mempawah. Kasus tersebut telah dilaporkan pihak korban ke Polres Mempawah, Senin (30/3).
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kasatreskrim AKP M Ginting membenarkan adanya laporan terkait video viral yang melibatkan seorang pria yang diduga pemilik rumah makan dan seorang perempuan yang juga karyawan di rumah makan tersebut. Laporan disampaikan oleh korban Bunga (bukan nama sebenarnya).
“Ya benar, korban sebut saja Bunga telah melaporkan kasus video viral tersebut ke Mapolres Mempawah pada hari Senin (30/3),” ungkap AKP M Ginting didampingi Kanit PPA, Aiptu Agus Purwo kepada wartawan, Selasa (31/3).
Ginting memastikan, laporan yang disampaikan korban akan ditindaklanjuti dan diproses sesuai prosedur dan mekanisme hukum yang berlaku. Laporan akan ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Mempawah.
Baca Juga: Aksi Bejat Paman Terbongkar, Polisi Tahan Pelaku Pencabulan Keponakan di Pontianak
“Saat ini, laporan korban sedang didalami oleh Unit PPA Satreskrim Polres Mempawah,” sebutnya.
Lebih lanjut, M Ginting memastikan pihaknya akan akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap para saksi, termasuk terlapor yakni bos rumah makan yang terlibat dalam video viral.
“Nanti kita akan meminta keterangan dari para saksi-saksi, termasuk menganalisa bukti video dugaan perbuatan asusila yang dilakukan terlapor (bos) terhadap korban (karyawan),” bebernya.
“Kita akan lakukan analisa dan mendengarkan keterangan dari para saksi dulu. Nanti akan kita simpulkan arah kasus ini seperti apa. Jika memang unsur tindak pidana terpenuhi, maka kasus ini akan naik ke penyidikan,” pungkasnya.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sambas, HWCI Desak Proses Hukum Tuntas
Video viral berdurasi lebih dari satu menit itu beredar luas di media sosial sejak Minggu (29/3). Sejumlah akun memposting video tersebut. Dalam video itu terlihat mulanya Bunga datang ke arah dapur rumah makan dengan membawa belanga dan menyimpannya di lantai.
Lalu, korban hendak beranjak pergi meninggalkan dapur. Namun, si bos yang tampak berdiri di sisi dapur langsung menarik tangan korban. Pelaku pun langsung beraksi dengan memeluk dan memegang area sensitif tubuh korban.
Korban tampak berusaha memberontak dan melepaskan pelukan pelaku. Namun, korban kalah tenaga. Sementara pelaku terus melancarkan aksinya dengan menggerayangi tubuh korban yang terus meronta berusaha melepaskan diri.
Setelah puas melakukan tindakan bejatnya, pelaku pun melepaskan pelukannya. Korban pun langsung bergegas pergi meninggalkan pelaku yang tampak tertawa usai melakukan perbuatan tak senonoh itu. (wah)
Editor : Miftahul Khair