Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dispusip Mempawah Gelar Lomba Video Literasi 2026 untuk Cetak Kreator Digital Edukatif

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Sabtu, 4 April 2026 | 14:07 WIB
PEMBEKALAN LOMBA: Peserta Lomba Video Konten Literasi 2026 mengikuti pembekalan materi dari narasumber di Mempawah Command Center, Rabu (1/4). Kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mempawah ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memproduksi konten literasi yang edukatif, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat.
PEMBEKALAN LOMBA: Peserta Lomba Video Konten Literasi 2026 mengikuti pembekalan materi dari narasumber di Mempawah Command Center, Rabu (1/4). Kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mempawah ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memproduksi konten literasi yang edukatif, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat.

 

PONTIANAK POST – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mempawah menggelar pembekalan bagi peserta Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026, Rabu (1/4), di Mempawah Command Center. Kegiatan yang diikuti 55 peserta tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, Drs. H. Ismail, MM.

Peserta pembekalan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Mereka tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan para narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ismail mengatakan minat baca atau indeks literasi merupakan indikator penting kemajuan suatu bangsa. Namun, perkembangan teknologi menjadi tantangan tersendiri karena mendorong masyarakat lebih banyak mengakses hiburan dibandingkan konten edukatif.

“Minat baca tidak tumbuh dengan sendirinya, tetapi dipengaruhi oleh lingkungan, fasilitas, serta ketersediaan bahan bacaan,” ujarnya.

Baca Juga: Wabup Sanggau Ingatkan Camat Hindari Gaya Hidup Hedon Demi Jaga Integritas Aparatur

Ia menekankan perpustakaan perlu bertransformasi menjadi ruang kreatif yang tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga mendorong lahirnya konten edukatif. Karena itu, Generasi Z diharapkan mampu berpikir kritis, adaptif, serta bijak dalam menyaring informasi di era digital.

“Budaya membaca sangat penting bagi kreator konten untuk meningkatkan kualitas karya yang informatif dan inspiratif. Karya para peserta diharapkan dapat mendukung edukasi masyarakat sekaligus mempromosikan program pembangunan di Kabupaten Mempawah,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Suwanda, menjelaskan kegiatan pembekalan bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai pembuatan video konten literasi agar peserta mampu menghasilkan karya yang berkualitas.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir kreator muda yang mampu mengangkat literasi menjadi konten yang menarik dan berdampak luas bagi masyarakat Kabupaten Mempawah,” ujarnya.

Dalam lomba tersebut, juara pertama akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta, masing-masing dilengkapi piagam dan piala. Tujuh peserta lainnya yang masuk 10 besar juga berkesempatan memperoleh hadiah hingga Rp1 juta. (wah)

Editor : Hanif
#dispusip #video literasi #kreator digital #mempawah #lomba