Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Sekda Mempawah Tinjau Persiapan MTQ ke-37 di Sadaniang Pastikan Kesiapan Venue dan Infrastruktur

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Sabtu, 4 April 2026 | 14:20 WIB
TINJAU: Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Drs. H. Ismail, MM saat meninjau lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an di Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kamis (2/4) siang. (ISTIMEWA)
TINJAU: Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Drs. H. Ismail, MM saat meninjau lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an di Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kamis (2/4) siang. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah, Drs. H. Ismail, MM meninjau langsung persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Kabupaten Mempawah tahun 2026 di Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kamis (2/4) siang.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan tuan rumah dalam menyelenggarakan MTQ yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026. Ismail yang juga menjabat Ketua LPTQ Kabupaten Mempawah mengatakan, kunjungan lapangan ini bertujuan memastikan seluruh aspek persiapan berjalan sesuai rencana.

“InsyaAllah, sesuai agenda yang telah ditetapkan, pelaksanaan MTQ ke-37 tingkat Kabupaten Mempawah di Desa Sekabuk akan dimulai pada akhir April ini,” ujar Ismail. Menurutnya, penunjukan Desa Sekabuk sebagai tuan rumah menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus syiar Islam di tengah masyarakat yang heterogen.

Ia menegaskan kesiapan infrastruktur dan venue menjadi faktor utama yang menentukan kelancaran kegiatan. Karena itu, pembangunan mimbar utama serta pembenahan lokasi perlombaan harus diselesaikan tepat waktu.

Baca Juga: Wabup Mempawah Lantik 50 CPNS Jadi PNS, Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Publik

“Kesiapan infrastruktur dan venue sangat penting. Pembangunan mimbar utama serta pembenahan lokasi perlombaan harus selesai sesuai jadwal,” katanya.

Selain itu, kesiapan jaringan listrik dan akses jalan menuju lokasi kegiatan juga menjadi perhatian. Ia meminta panitia penyelenggara terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan seluruh kebutuhan teknis terpenuhi.

“Menyangkut pelayanan bagi kafilah, rumah-rumah yang akan dijadikan pemondokan peserta juga harus diperhatikan. Tempat tersebut harus memenuhi standar kelayakan, kebersihan, dan kenyamanan,” tegasnya.

Ismail juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda hingga tokoh adat, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah selama pelaksanaan MTQ. “MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi simbol pemersatu umat,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan MTQ ke-37 ini dapat menjadi tonggak bersejarah bagi Kecamatan Sadaniang. Dengan semangat gotong royong, menurutnya, keterbatasan geografis bukan menjadi penghalang untuk menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang berkualitas.

Baca Juga: DPO Diterbitkan, Polisi Kejar Pelaku Teror Pembakaran Rumah di Air Upas

“Saya minta panitia pelaksana bekerja secara detail dan terukur serta melaporkan progres persiapan secara berkala. Kami juga mendorong kehadiran stan UMKM untuk memperkenalkan potensi produk lokal Desa Sekabuk dan Kecamatan Sadaniang sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” tuturnya.

“Semoga melalui MTQ ini lahir qari dan qariah terbaik yang dapat mewakili Kabupaten Mempawah di tingkat provinsi, sekaligus memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (wah)

 

Editor : Hanif
#mtq ke-37 #infrastruktur #SEKDA MEMPAWAH #persiapan #SADANIANG