Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Warga Sekabuk Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Jelang MTQ ke-37 Kabupaten Mempawah

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Selasa, 14 April 2026 | 13:01 WIB
SWADAYA: Warga swadaya menambal jalan rusak di Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang.
SWADAYA: Warga swadaya menambal jalan rusak di Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang.

PONTIANAK POST — Warga Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang memperbaiki jalan rusak di daerahnya secara swadaya. Aksi ini untuk mendukung penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tingkat kabupaten pada tahun ini.

Perbaikan jalan menuju Sederam yang merupakan jalur alternatif ke Kota Mempawah itu dilaksanakan pada Minggu (12/4). Koordinator kegiatan, Alex Chandra mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan inisiatif warga setempat yang prihatin dengan kerusakan badan jalan sejak lama.

“Kondisi jalan rusak ini sudah kurang lebih lima tahun. Jadi, ada beberapa ruas jalan yang berlubang dan rawan. Karena itu, warga berinisiatif secara swadaya melakukan perbaikan,” terang Alex.

Menurut Alex, penambalan badan jalan itu telah dimulai sejak pekan lalu. Secara bertahap, warga menambal lubang-lubang yang membahayakan akses lalu lintas masyarakat.

Baca Juga: PMI Pontianak Gelar Gebyar Donor Darah, 63 Pendonor 100 Kali Terima Penghargaan

“Ada beberapa titik yang kondisinya cukup parah. Sebelumnya hanya ditambal seadanya, namun sekarang kita tambal lagi agar kondisinya bisa lebih baik dari sebelumnya,” ujar Alex.

Alex yang juga Sekretaris Masjid Besar Nurul Yaqin ini mengatakan perbaikan badan jalan tersebut merupakan wujud partisipasi warga Desa Sekabuk dalam menyukseskan penyelenggaran MTQ ke-37 tingkat Kabupaten Mempawah pada 25 hingga 29 April mendatang. Tepatnya dilaksanakan di Dusun Pak Nungkat, Desa Sekabuk.

“Kami ingin memberikan kesan terbaik kepada para tamu. Jalur ini merupakan akses terdekat menuju lokasi MTQ, sehingga perlu diperbaiki meskipun secara swadaya,” tegasnya.

Dia menambahkan kegiatan gotong royong tersebut diprakarsai oleh pengurus masjid bersama masyarakat setempat, dengan melibatkan 20 warga.

“Tim dibagi menjadi tiga bagian, yakni pembersihan dan penebasan semak di badan jalan, penambalan jalan rusak, serta penyemprotan di sepanjang jalur,” paparnya.

Baca Juga: Aksi Sosial Xing Fu Bantu Penderita Penyakit di Pontianak, Ringankan Biaya dan Beri Harapan

Dia memastikan semua biaya perbaikan berasal dari masyarakat. Warga memberikan sumbangan secara sukarela, baik berupa uang maupun material seperti semen, pasir, dan batu. Bahkan, sebagian bahan juga memanfaatkan persediaan masjid untuk pengecoran di titik-titik yang mengalami kerusakan paling parah.

“Jika kondisi jalan ini baik, waktu tempuh ke Kota Mempawah hanya sekitar 45-50 menit. Hal ini sangat membantu mobilitas masyarakat dalam mendukung kegiatan ekonomi dan lainnya,” pungkasnya dia. (wah)

Editor : Hanif
#MTQ #jalan rusak #warga desa #Swadaya #gotong royong