Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Hadapi Musim Kemarau 2026, Pemkab Mempawah Tingkatkan Kesiapsiagaan Antisipasi Kebakaran Lahan

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Sabtu, 18 April 2026 | 13:44 WIB
Wabup Juli Suryadi saat menghadiri apel kesiapan penanggulangan bencana karhutla.
Wabup Juli Suryadi saat menghadiri apel kesiapan penanggulangan bencana karhutla.

PONTIANAK POST — Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla )di wilayahnya berpotensi meningkat pada musim kemarau tahun ini. Diperlukan kesiapsiagaan seluruh pihak untuk meminimalisir risiko kebakaran tersebut.

“Apel kesiapsiagaan ini merupakan wujud komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana. Apel akan meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat sinergi elemen masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla,” ujar Juli saat menghadiri Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional Tahun 2026 di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (16/4).

Apel kesiapsiagaan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago, dan diikuti unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat. Dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala BMKG, Kepala BNPB, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, serta tamu undangan lainnya.

Juli menegaskan Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen terus melakukan upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait dampak kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Limbah Dapur MBG Cemari Desa Sungai Batang, Warga Keluhkan Bau Busuk Sepanjang Hari

“Kami akan terus memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak Karhutla,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta meminta seluruh aparat untuk tetap siaga dalam menghadapi musim kemarau.

“Dalam setiap kesempatan, kami senantiasa menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kami akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar pro aktif melakukan penanggulangan karhutla,” ujarnya.

Juli menambahkan kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran. Dia mengharapkan semua pihak turut membantu petugas dalam meminimalisir dampak karhutla.

“Diperlukan peran aktif semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi lingkungan dari potensi kebakaran,” katanya. (wah)

Editor : Hanif
#mempawah #karhutla #Kemarau #pemkab #bencana