PONTIANAK POST — SMAN 1 Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, menggelar berbagai kegiatan selama dua hari, yakni pada 20 dan 21 April untuk memperingati Hari Kartini.
“Kegiatan diawali dengan aksi sosial donor darah,” ujar Kepala SMAN 1 Sungai Pinyuh, Ismail.
Aksi donor darah ini melibatkan dewan guru, siswa, serta masyarakat di sekitar Sungai Pinyuh. Selain itu, turut berpartisipasi sejumlah pihak seperti Polsek, Koramil, kelurahan, dan beberapa sekolah undangan.
Tak hanya donor darah, pada hari pertama tersebut juga dilaksanakan berbagai perlombaan antarsiswa, diantaranya kuis antarkelas yang diikuti perwakilan siswa. Sistem seleksinya menuju babak lanjutan, serta lomba pembuatan poster digital.
Pada hari kedua dilaksanakan lomba story telling yang mengangkat kisah perempuan inspiratif, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Selain itu, digelar pula fashion show dengan menampilkan busana tradisional.
Ismail menegaskan, seluruh kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini sekaligus menanamkan nilai kesetaraan gender kepada para siswa sejak dini.
“Kita ingin generasi muda memahami pentingnya kesetaraan gender dan menghargai peran perempuan dalam pembangunan bangsa,” katanya.
Sementara itu, salah satu siswi kelas XI D, Carissa Ivana Belva, menilai peringatan Hari Kartini menjadi momen penting untuk mengingatkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama, terutama dalam bidang pendidikan.
“Hari Kartini mengingatkan kita bahwa semua memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, baik laki-laki maupun perempuan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam kemajuan bangsa.
Menurut Carissa, peringatan Hari Kartini di lingkungan sekolah umumnya identik dengan kegiatan fashion show yang menampilkan busana tradisional, khususnya kebaya yang merepresentasikan budaya Jawa.
“Biasanya identik dengan fashion show menggunakan busana tradisional, terutama kebaya,” pungkasnya. (wah)
Editor : Hanif