Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Mempawah Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026 Cetak Tenaga Kerja Terampil

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Jumat, 15 Mei 2026 | 12:40 WIB
Wakil Bupati Juli Suryadi saat membuka PBK 2026.
Wakil Bupati Juli Suryadi saat membuka PBK 2026.

PONTIANAK POST – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, menegaskan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) bukan sekadar agenda rutin pemerintah daerah, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk mencetak tenaga kerja yang terampil, inovatif, dan siap bersaing di dunia industri.

“Ini merupakan upaya strategis Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri di masa mendatang,” ujarnya, saat membuka PBK Tahun 2026 di UPTD LLK-UKM Kabupaten Mempawah, Rabu (13/5).

Pelatihan yang berlangsung sekitar satu bulan tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Mempawah. Kegiatan yang dibiayai melalui APBD Pemerintah Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2026 itu difokuskan pada tiga bidang kejuruan, yakni Las SMAW 3G, Listrik Otomasi Industri, dan Otomotif Sepeda Motor Konvensional. Masing-masing kejuruan diikuti 16 peserta.

Peserta pelatihan berasal dari sejumlah kecamatan, di antaranya Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Sungai Pinyuh, Sungai Kunyit, Toho, dan Sadaniang.

Baca Juga: Erlina Tegaskan SPMB Mempawah 2026 Harus Bebas Pungli dan Praktik Titip Siswa

Program PBK juga menyasar masyarakat dari kelompok rentan, seperti keluarga kurang mampu, putus sekolah, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga generasi muda yang siap memasuki dunia kerja.

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan materi dengan komposisi 70 persen praktik dan 30 persen teori yang disampaikan oleh para pelatih berpengalaman di bidangnya. Kepada peserta, Juli Suryadi berpesan agar seluruh materi dan ilmu yang diberikan dapat diserap dengan baik sehingga mampu diterapkan dalam dunia kerja.

“Saya minta agar peserta tidak hanya mengejar sertifikat, tetapi juga mampu menguasai keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja, sehingga dapat membantu menekan angka pengangguran di Kabupaten Mempawah,” tuturnya.

Ia juga mengajak peserta menjadikan pelatihan tersebut sebagai bekal penting untuk masa depan. “Jadilah agen perubahan. Gali ilmu sebanyak mungkin, karena pelatihan ini merupakan investasi untuk masa depan saudara dan keluarga,” tutupnya. (wah)

Editor : Hanif
#terampil #pemkab mempawah #Tenaga Kerja #pelatihan #kompetensi